Breaking News:

Update Covid19 Sumut 18 Februari 2021

Forkopimda Karo Jalani Vaksinasi Covid Tahap Dua, Bupati Sebut Tidak Ada Efek Samping

Penyuntikan ini merupakan tahap kedua setelah 14 hari dari proses vaksinasi tahap awal pada Kamis (4/2/2021) lalu.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
BUPATI Karo Terkelin Brahmana menjalani penyuntikan vaksin tahap kedua di Pendopo Bupati Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Kamis (18/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo kembali melakukan proses penyuntikan vaksinasi Covid-19, di Pendopo Bupati Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Kamis (18/2/2021).

Penyuntikan ini merupakan tahap kedua setelah 14 hari dari proses vaksinasi tahap awal pada Kamis (4/2/2021) lalu.

Amatan www.tribun-medan.com, mulai dari Bupati Karo hingga semua unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, turut kembali menjalani penyuntikan vaksin produksi Sinovac ini.

Semua tahapan mulai dari pendaftaran hingga ke penyuntikan, dilakukan seprti pada saat vaksinasi awal lalu.

Ketika ditanya apakah ada merasakan efek samping mulai dari vaksinasi tahap awal hingga kedua ini, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengungkapkan jika hingga sekarang dirinya merasa tidak ada kendala.

Dirinya mengatakan, hingga hari ini kondisi kesehatannya juga masih stabil seperti sebelumnya.

"Sampai saat ini aman-aman saja, kalau makan pun masih lezat rasanya," ujar Terkelin.

Terkelin mengatakan, pada saat diberikan suntikan vaksin tahap awal lalu dirinya hanya merasakan seperti pegal-pegal dan kebas pada bagian tangan yang disuntik selama satu hari.

Dirinya mengatakan, hal ini juga tidak berlangsung lama dan setelah dilakukan peregangan otot, rasa pegal-pegal dan kebas itu hilang.

"Mungkin semua imun kita ini kan berbeda, cuma pegal-pegal saja di tangan enggak sampai ke perut. Setelah saya gerak-gerakan kebasnya sudah hilang," katanya.

Di tempat serupa, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo Drg Irna Safrina Meliala M.kes mengungkapkan, untuk Forkopimda dan tenaga kesehatan sudah selesai menjalani vaksinasi dua tahap.

Dikatakannya, hingga saat ini vaksin yang digunakan sudah kurang lebih 85 persen dari total pasokan vaksin yang ada di Kabupaten Karo.

"Vaksin di kita ada sekitar 3760 vial, dan sampai saat ini sudah sekitar 85 persen yang digunakan. Nantinya kita akan dapat pasokan lagi untuk vaksinasi selanjutnya," ucapnya.

Saat ditanya apakah ada kendala yang ditemukan saat pendistribusian vaksin ini, Irna mengaku sampai sekarang pihaknya belum ada menemui kendala yang berarti.

"Untuk Forkopimda sendiri terlihat masih aman dan untuk Nakes sendiri nantinya pihaknya akan melakukan pendataan lebih lanjut," katanya. (cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved