Breaking News:

Musim Kemarau Tiba, Masyarakat Jangan Buka Lahan Dengan Cara Dibakar

Kepala Baharkam Mabes Polri meminta aparat kepolisian siaga mengantisipasi adanya bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan

Dok. Polres Kepulauan Meranti
Petugas Polsek Rangsang melakukan pemadaman api karhutla yang terjadi di Desa Wonosari, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Senin (8/2/2021). Dalam kasus ini, petugas menangkap satu orang pelaku yang membakar lahan tersebut.(Dok. Polres Kepulauan Meranti) 

TRIBUN-MEDAN.com,BALIGE-Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toba, dr Pontas Batubara mengingatkan semua pihak untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Hal ini guna mengantisipasi adanya kebakaran hutan di wilayah Toba.

Kata Pontas, jika masih ada masyarakat ataupun oknum yang membuka lahan dengan cara dibakar, dikhawatirkan proses pemadaman akan memakan waktu yang cukup lama. Apalagi saat ini sudah memasuki musim kemarau.

Baca juga: Kisah Sopir Mobil Avanza Berpenumpang 7 Orang Tersesat di Hutan Gunung Putri Selama 3 Jam

“Kami juga berharap kepada masyarakat tidak membakar sampah sembarangan.

Bagi pengguna jalan, khususnya yang melintas di kawasan hutan pinus Dolok Tolok, sebisa mungkin jangan membuang puntung rokok sembarangan,” kata Pontas, Rabu (17/2/2021).

Sebab, lanjut Pontas, hutan pinus di Dolok Tolong itu sangat rawan kebakaran.

Hampir tiap tahun kawasan hutan tersebut terbakar.

Sayangnya, tak satupun ada yang dimintai tanggung jawabnya terkait kebakaran hutan yang mungkin disengaja ini.

“Jadi saya mohon agar kita semua sama-sama menjaga.

Karena kalau sudah ada titik api, ini akan berdampak buruk terhadap hutan pinus dan hutan lindung di kawasan Toba,” katanya.

Baca juga: Langganan Kebakaran Hutan dan Lahan, Kalteng Sahkan Perda yang Izinkan Masyarakat Adat Bakar Lahan

Halaman
1234
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved