Breaking News:

Tiga Anak di Kabupaten Asahan Jadi Korban Rudapaksa Orang-orang Terdekat

Dari tiga kasus berbeda, modus para pelaku beraneka, mulai dari iming-iming pembelian sepeda motor, janji manis dengan 'sayang', hingga budak seksual.

Istimewa
ILUSTRASI korban rudapaksa. 

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Kejahatan seksual yang menimpa anak-anak di Sumatera Utara masih juga terjadi.

Dari data yang berhasil dihimpun Tribun-Medan.com, kasus-kasus asusila dengan korban anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Asahan.

Tidak tanggung-tanggung, tiga kasus berbeda dengan berbagai motif terjadi di Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Di mana guru, ayah tiri hingga ayah kandung menjadi pelaku rudapaksa.

Dari tiga kasus berbeda, modus para pelaku beraneka, mulai dari iming-iming pembelian sepeda motor, janji manis dengan 'sayang', hingga menjadi budak seksual selama empat tahun di bawah pengancaman.

Ketiga kasus tersebut pada Rabu (17/2/2021) kemarin, telah dipaparkan pihak kepolisian Polres Asahan.

Konferensi pers itu berlangsung di Mapolres Asahan pada Rabu sore yang dipimpin oleh Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto. 

Dalam konferensi pers, polisi turut menghadirkan para tersangka dan berbagai barang bukti yang diamankan.

Informasi yang berhasil dihimpun, kasus pertama dilakukan oleh seorang guru berinisial AS (18) kepada murid didiknya yang masih berusia 15 tahun di rumah korban pada bulan Januari 2021 malam lalu. 

Kasus pencabulan itu berawal saat pelaku dan korban melakukan komunikasi melalui WhatsApp.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved