Breaking News:

Sindikat Perdagangan Bayi di Medan

BABAK BARU Sindikat Perdagangan Bayi di Medan, Dua Bidan Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polisi kembali menemukan seorang bayi yang menjadi korban sindikat perdagangan bayi di Medan, Sumatera Utara.

TRIBUN MEDAN / HO
Penyidik Polda Sumut memeriksa dua tersangka bidan dalam sindikat perdagangan bayi di Medan, Jumat (19/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi kembali menemukan seorang bayi yang menjadi korban sindikat perdagangan bayi di Medan, Sumatera Utara.

Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut berumur 3 minggu. Bayi itu diamankan dari seorang tersangka yang berprofesi sebagai bidan.

Sebelumnya, polisi mengamankan bayi berumur 14 hari dari tersangka A (42) warga Pukat VII, Bantan Timur, Medan Tembung.

"Alhamdulillah berkat kerja keras yang dilakukan teman-teman penyidik Subdit Renakta kita berhasil kembali menemukan seorang bayi laki-laki yang diperkirakan 3 Minggu," ungkap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat (19/2/2021).

Dalam kasus ini, total polisi sudah menetapkan 3 tersangka. Dua di antaranya merupakan bidan.\

Ia menyebutkan bahwa bayi 3 minggu tersebut didapat dari tersangka bidan berinisial RS (43) dan bayi tersebut tengah dirawat di RS Bhayangkara.

"Setelah kita dalami bayi ini kita dapatkan dari seorang bidan yang berinisial RS. Dan sekarang sedang dirawat di rumah sakit Bhayangkara," tutur Hadi.

Keduanya ditetapkan tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara.

Ia meyebutkan bahwa para pelaku saling berkaitan, di mana bidan RS mendapatkan bayi tersebut dari bidan SP (42).

Halaman
1234
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved