Breaking News:

Dipimpin Terbit, Pemkab Langkat Sudah Bangun Jalan Sepanjang 80 Km

Dinas PUPR berhasil membangun jalan sepanjang 80 km di masa kepemimpinan Terbit Rencana dari 2019 hingga 2020.

DOK. Humas Pemkab Langkat
Kepala Dinas (Kadis) Pembangunan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Langkat Subianto dalam salah satu kesempatan. 

TRIBUN-MEDAN.com – Kepala Dinas (Kadis) Pembangunan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Langkat Subianto mengatakan, pihaknya telah membangun jalan sepanjang 80 kilometer (km) di masa kepemimpinan Terbit Rencana dari 2019 hingga 2020.

Pada 2019, total jalan yang dibangun sepanjang 39,5 km. Rinciannya, Sementara itu, pada 2020, total jalan yang dibangun sepanjang 40,5 km. 

“Total 80 km panjang jalan sudah dibangun, termasuk jalan Desa sampai jalan Kabupaten,”ungkapnya di ruang kerjanya, Kantor Dinas PUPR Langkat, kota Stabat, Kamis (11/2/2021).

Dalam pembangunan ini, Dinas PUPR Langkat terus berkoordinasi, baik kepada Dinas Bina Marga Konstruksi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk membangun jalan provinsi yang berada di Langkat.

Selain itu, Dinas PUPR Langkat juga berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Sumut.

Subianto mengatakan hal tersebut dilakukan untuk memajukan Langkat dari segi transportasi.

Dia menyebutkan, Langkat sangat luas. Berdasarkan data 2020, luas Kabupaten Langkat yakni 6.273,29 km2 dengan 277 desa/kelurahan dari  23 kecamatan dan 1.041.775 jiwa

Subianto mengatakan, untuk melaksanakan pembangunan, tentu membutuhkan tenaga dan pikiran super ekstra, mulai dari mengentaskan kemiskinan, stunting, meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan, membangun pariwisata, termasuk membangun sarana transportasi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Langkat Laurensus Situmorang menjelaskan, sesuai koordinasi berbagai pihak, akan dilaksanakan pembangunan atau perawatan jalan nasional yang berlubang, dari Kota Binjai sampai Tanjung Pura.

Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan dari Tanjung Pura sampai Perbatasan Aceh dengan panjang berkisar 80 km.

“Pengerjaan ini dilakukan BBPJN II Sumut dan pelaksanaannya dimulai tahun 2021 ini,” ungkapnya seperti keterangan tertulisnya.

Laurensus mengatakan pula, untuk jalan milik Pemprovsu, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan kepada Dinas Bina Marga Konstruksi Sumut, dengan surat No:620-7613/DPUPR/LKT/2019.

Surat tersebut merupakan permohonan pemeliharaan jalan Sumut, dari Simpang Durian Mulo Kecamatan Kuala sampai Jalan Namu Ukur Kecamatan Sei Bingai.

“Surat permohonan perawatan ini kami layangkan, sebab jalan tersebut  banyak mengalami kerusakan. Dengan perbaikan itu, diharapkan warga yang berlalu lintas nantinya, merasakan kenyaman berkendara,” ujarnya.

Penulis: Inang Jalaludin Shofihara
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved