Breaking News:

Jabiat Sagala Jadi Tersangka Korupsi Bansos Covid, Siapa yang Jadi Pimpinan di Samosir?

Diketahui Sekda Jabiat Sagala ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyelewenangan dana bantuan sosial (bansos) covid-19 senilai Rp 400 juta.

HO/Tribun Medan
Jabiat Sagala, Tersangka Korupsi Bansos Covid 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabiat Sagala sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana covid-19.

Jabiat Sagala diketahui juga kini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Samosir, setelah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Samosir periode 2016-2021 berakhir pada 17 Februari 2021.

Meski Jabiat saat ini berstatus tersangka, Sekda Sumatra Utara, R Sabrina memastikan bahwa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir sampai saat ini belum ada terjadi kekosongan kepemimpinan.

Sehingga pelayanan masyarakat belum sampai terkendala.

"Kalau seandainya berstatus sebagai tersangka, apakah sudah harus masuk kah (ditahan)? Kalau memang sudah, maka harus diberhentikan sementara. Karena ia tidak bisa menjalankan tugas. Sekarang ini kan posisinya masih sebagai sekda aktif," kata Sabrina, Jumat (19/2/2021).

Hal bertolak belakang terjadi, apabila Jabiat akhirnya ditahan oleh penyidik Kejari Samosir. Praktis terjadi kekosongan kepemimpinan kepala daerah di Pemkab Samosir.

Bila itu terjadi, kata Sabrina, maka Pemprov Sumut masih akan menunggu hingga adanya surat soal pemberhentian sementara.

Lalu ditindaklanjuti dengan penunjukkan Plh Sekda yang juga akan merangkap Plh Bupati Samosir.

"Apalagi dalam proses hukum, belum ada diminta aparat penegak hukum untuk ditahan. Kalau akhirnya ditahan, sampai ada nanti surat dia diberhentikan sementara dari Kemendagri. Maka dia boleh dikasih Plh (Sekda), misal diberikan kepada salah satu asisten di Pemkab untuk jadi Plh Sekda hingga menjadi Plh Bupati," jelasnya.

Diketahui Sekda Jabiat Sagala ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyelewenangan dana bantuan sosial (bansos) covid-19 senilai Rp 400 juta.

Selain Jabiat, Kejari Samosir pun turut menetapkan Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Samosir, Sardo Rumapea atas kasus yang sama.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved