Breaking News:

Sindikat Perdagangan Bayi di Medan

BREAKING NEWS, Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Bayi di Medan, Dua Bidan Jadi Tersangka

"Kita butuh keterangan dari mereka. Apakah bayinya dijual, diculik atau apa. Kita kan belum tau. Semoga orangtua bayi ditemukan," tuturnya

Victory Hutauruk / Tribun Medan
Polda Sumut kembali menetapkan dua bidan jadi tersangka dalam sindikat perdagangan bayi Rp 28 juta di Asia Mega Mas Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut kembali menetapkan dua tersangka bidan dalam sindikat perdagangan bayi Rp 28 juta di Asia Mega Mas Medan.

Kasubdit Renakta, Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Simon P Sinulingga menerangkan dua tersangka tersebut adalah RS (43) dan SP (42), keduanya warga Tanjung Morawa, Deliserdang. 

"Ya, RS dan SP berprofesi sebagai bidan. Penetapan tersangka setelah dilakukan gelar," katanya, Jumat (19/2/2021).

Ia menerangkan dalam kasus ini sudah ada 3 tersangka dan kini ketiganya masih terus diperiksa meraton oleh penyidik. 

Dimana sebelumnya tersangka inisal A (42) warga Pukat VII, Bantan Timur, Medan Tembung telah diamankan.

Lanjut Simon, untuk barang bukti dua bayi yakni satu berusia 14 hari dan satunya lagi 3 minggu, sudah dititipkan di RS Bhayangkara Medan, untuk memdapatkan perawatan. 

Dimana peran tersangka RS, pernah melakukan penjualan bayi kepada tersangka 'A' pada Oktober 2020 lalu. "Ada bukti transfer sebesar 13 juta dan tersangka juga sudah mengakui," beber Simon.

Senada, Kanit TPPO Subdit Renakta Kompol Bayu P Samara dalam kasus ini semuanya keterkaitan. Untuk tersangka SP berperan menjual bayi pada tersangka RS dan kemudian RS jual pada tersangka A. 

"Ini sindikat penjualan bayi (human traffiking). Kita masih terus dalami untuk membongkar kasus ini," tuturnya

Saat ini polisi masih terus mencari keberadaan orang tua korban (bayi). 

"Kita butuh keterangan dari mereka. Apakah bayinya dijual, diculik atau apa. Kita kan belum tau. Semoga orangtua bayi ditemukan," tuturnya

Atas perbuayannya, ketiga tersangka dikenakan pasal pasal 76 F junto 83 undang undang no 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved