Breaking News:

Sindikat Perdagangan Bayi di Medan

Polisi Telusuri Keterlibatan Dua Oknum Bidan PNS Dalam Persalinan Bayi

Polisi masih menyelidki peran dari kedua orang bidan PNS inisial SP dan RS dalam kasus sindikat perdagangan bayi di Medan.

TRIBUN MEDAN / HO
Penyidik Polda Sumut memeriksa dua tersangka bidan dalam sindikat perdagangan bayi di Medan, Jumat (19/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi masih menyelidki peran dari kedua orang bidan PNS Pemkab Deliserdang inisial SP dan RS dalam kasus sindikat perdagangan bayi di Medan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan pihak penyidik Subdit Renakta masih melakukan penyelidikan terkait izin dari praktik bidan keduanya.

Apakah juga keduanya berperan dalam persalinan bayi-bayi yang berhasil dijual atau tidak.

"Yah masih didalami penyidik, termasuk izin praktik, termasuk sudah berapa lama berhubungan terkait dengan jual beli anak. Kemudian apakah juga statusnya sebagai bidan yang membantu melahirkan atau sebagai perantara yang menerima itu yang masih didalami penyidik," tuturnya kepada tribunmedan.id, Jumat (19/1/2021).

Ia menerangkan bahwa saat ini pihak penyidik telah mengantongi identitas dari para bayi yang menjual anak-anak tersebut.

"Saat ini penyidik lagi mengembangkan untuk mencari orangtua dari kedua anak ini. Informasi dari Kanit Subdit Renaktanya itu menyampaikan penyidik masih mencari keberadaan orangtuanya karena identitas orangtua dan sebagainya sudah dikantongi. Penyidik butuh waktu untuk menangani keterangan yang sebenarnya dari bidan RS dan SP," ungkapnya.

Hadi menuturkan dari kedua bayi tersebut diperkirakan ada dua orangtua.

"Kalau dari 2 bayi itu kemungkinannya 2 orangtua," jelasnya.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved