Breaking News:

Berita Foto: Pak Baho Menerangkan Sekaligus Mempraktikkan Materi Mengajarnya Lewat Video

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Saut F Naibaho merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Saut F Naibaho merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus.

Saut F Naibaho merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus.
Saut F Naibaho merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Memasuki new normal era, masyarakat kini mulai menjalani aktivitas sehari-harinya seperti biasa. Namun, demi menjaga keselamatan dan kesehatan para siswa, sejumlah sekolah menerapkan sistem online atau virtual tanpa tatap muka langsung. Sistem ini juga dikenal dengan sistem pembelajaran daring.

Sejumlah pengajar merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus.
Sejumlah pengajar merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilakukan tanpa melakukan tatap muka, tetapi melalui platform yang telah tersedia. Segala bentuk materi pelajaran didistribusikan secara online. Seperti halnya, Saut F Naibaho atau sering disapa Pak Baho seorang guru di SD Antonius VI Medan menjelaskan, setiap tiga kali seminggu para guru merekam aktivitasnya untuk memberikan materi pembelajaran sebelum didistribusikan kepada muridnya.

Sejumlah pengajar merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus.
Sejumlah pengajar merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

"Kegiatan hari ini, saya merekam materi untuk diberikan kepada murid pada Senin. Kalau kami masuk sekolah tiga kali seminggu untuk pembuatan materi yaitu senin, rabu dan jumat. Namun, hari ini kami ada kegiatan sabtu sehat. Kegiatannya meliputi senam pagi dan bersih-bersih," kata Baho.

Saut F Naibaho merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus.
Saut F Naibaho merekam aktivitas mengajarnya saat memberikan materi secara daring, di SD Antonius VI, di Jalan Menteng Raya, Medan, Sabtu (20/2/2021). Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat Covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekomendasikan pembelajaran daring, sebagai upaya menurunkan angka penyebaran virus. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Baho juga mengatakan, untuk komunikasi juga dilakukan secara online, dan tes juga dilaksanakan secara online. Sistem pembelajaran melalui daring ini dibantu dengan beberapa aplikasi, seperti Google Classroom, Google Meet, Edmudo dan Zoom. Nantinya muridnya dapat mengerjakannya saat dirumah.

"Kalau saya, memberikan materi dengan daring dengan cara menerangkan dan langsung mempraktikkan di dalam video yang saya buat. Agar murid dapat lebih mudah memahaminya saat menonton videonya," katanya.

Selama pelaksanaan model daring, peserta didik memiliki keleluasaan waktu untuk belajar. Peserta didik dapat belajar kapan pun dan di mana pun, tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Peserta didik juga dapat berinteraksi dengan guru pada waktu yang bersamaan, seperti menggunakan video call atau live chat. Pembelajaran daring dapat disediakan secara elektronik menggunakan forum atau message.

Implementasi pembelajaran daring yang sudah berjalan hampir setahun ini secara umum berjalan lancar. Kendati demikian, seiring perjalanan waktu sudah muncul banyak permasalahan. Di antaranya tugas guru yang terlalu banyak sampai keluhan soal kuota dan jaringan internet.

Dalam situasi darurat, guru waktu itu harus bertindak cepat agar pembelajaran bisa berjalan efektif. Ponsel yang semula hanya sebagai media komunikasi, sekarang bermulti fungsi. Termasuk dalam memberikan materi dan tugas dalam durasi yang sangat pendek.

Apresiasi layak diberikan kepada guru, sekolah, dan peserta didik karena mereka bisa beradaptasi dengan cepat. Namun, seiring berjalannya waktu semua pihak perlu mengevaluasi pembelajaran daring tersebut agar tujuannya bisa tercapai secara optimal. Pak Baho juga berharap kepada pemerintah, secepatnya mendestribusikan Vaksin Sinovac untuk masyarakat, agar proses belajar mengajar dapat kembali bertatap muka, namun tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

"Ya, harapannya semoga pemerintah secepatnya mendistribusikan vaksin untuk masyarakat, sehingga proses belajar mengajar bisa kembali normal seperti biasanya. Namun tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat," tutup Baho. (sir/tribun-medan.com)

Penulis: M Daniel Effendi Siregar
Editor: M Daniel Effendi Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved