Breaking News:

Unimed Rencakan Laksanakan Praktikum Pekan Depan, Satgas Covid-19 Medan: Boleh-boleh Saja

Untuk jurusan yang memerlukan praktikum ini boleh-boleh saja dilakukan atas kesepakatan bersama.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN MEDAN/Kartika Sari
KAMPUS Universitas Negeri Medan (Unimed). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memasuki semester genap, beberapa universitas kini sudah mulai untuk membuka kegiatan praktikum, diantaranya Unimed yang akan berlangsung pekan depan.

Terkait hal ini, Jubir satgas Covid-19 kota Medan Mardohar Tambunan mengatakan, untuk jurusan yang memerlukan praktikum ini boleh-boleh saja dilakukan atas kesepakatan bersama.

"Itu mungkin bisa saja, pasti itu mereka mengejar target. Tapi kalau ada masyarakat ataupun orangtua yang merasa keberatan laporkan saja. Tapi kalau kesempatan orangtua agar anaknya supaya tamat ya kita tidak bisa ngomong, yang penting kalau pembelajaran tatap muka tidak ada," ungkap Mardohar, Sabtu (20/2/2021).

Mardohar berpendapat bahwa praktikum ini diperbolehkan lantaran bukan sebagai bentuk pembelajaran tatap muka yang harus dilakukan setiap hari.

"Mereka inikan bukan pembelajaran tatap muka tapi praktikum yang sifatnya tidak setiap saat dan mereka biasanya tidak sampai 100 mahasiswanya, itu pasti mungkin 20 mahasiswa," ujarnya.

"Apalagi kalau untuk alat sejenis mesin atau alat yang sifatnya spesifik itu ya harus dipegangnya cuma mungkin mereka buatnya bertermin. Tapi saat ini kita belum ada menerima info, kalau ada orangtua yang merasa keberatan silahkan mengadu," tambah Mardohar.

Dikatakan Mardohar, terkait hal-hal yang diperbolehkan untuk datang ke kampus, diantaranya keperluan administrasi dan ujian syarat kelulusan.

"Yang diperbolehkan ini juga seperti mengurus uang kuliah, keperluan kelulusan, terus seperti kedokteran ini ada kompetensi ini boleh mereka karena itu jauh-jauh jaraknya kalau banyak dibuat bertermin karena kan bukan kuliah," kata Mardohar.

Mardohar berharap agar seluruh elemen dapat tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Tetap melaksanakan Prokes dengan 5M. Kalau tim fakultas bisa memahami dan mampu menyediakannya saya rasa tidak apa-apa asalkan tidak melakukan pembelajaran tatap muka. Itu pasti tidak ramai-ramai," pungkasnya.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved