Breaking News:

Hendak Parkir, Dump Truk Tabrak Kendaraan di Siantar, Identitas Sopir Dikantongi Polisi

Sopir truk yang menjadi dalang kecelakaan beruntun ini melarikan diri untuk dimintai keterangan. Namun polisi sudah mengantongi identitas sang sopir.

TRIBUN MEDAN/HO
WARGA mengerumuni kecelakaan beruntun truk pengangkut aspal di Jalan Medan - Pematangsiantar tepatnya di Simpang Kerang, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Sabtu (20/2/21) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Warga Jalan Medan, Km 3,5, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, dikagetkan dengan suara deras dari kecelakaan lalu lintas Sabtu (20/2/2021) malam. 

Sebuah dump truk Mitsubishi bernomor polisi BK 9141 LW menabrak enam kendaraan di depannya. Truk berwarna oranye tersebut mengangkut bahan baku aspal.

Truk berturut-turut menabrak mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi BK 1152-WA, mobil Honda Mobilio bernomor polisi BK 1106-TA dan mobil Pikap L300 Mitsubishi bernomor polisi BK 8479-TQ.             

Tak berhenti di situ, truk kemudian menabrak dua sepeda motor, yaitu Honda Vario bernomor polisi BK 3404-WAE dan sepeda motor Yamaha Jupiter MX bernomor polisi BK 4380-WR serta sepeda motor Honda Beat No Pol BK 4941-WAE.  

Kanit Laka Lantas Polres Pematangsiantar Aiptu Baren Panjaitan, Minggu (21/2/2021) subuh menyampaikan, sebelum kejadian, truk semula hendak parkir di badan Jalan Medan dengan keadaan bagian depan mobil mengarah ke Kota Medan.

"Pada saat akan parkir dengan keadaan mesin mati, sopir tidak memperhatikan keadaan aman truk yang dikemudikannya, sehingga menabrak kendaraan lain di depannya," ujar Baren.

Hanya saja, ujar Baren, sopir truk yang menjadi dalang kecelakaan beruntun ini melarikan diri untuk dimintai keterangan. Namun polisi sudah mengantongi identitas sang sopir.

"Sopir Toni Silalahi,  55 tahun, warga Jalan Sibatu-batu, Blok III Kelurahan Bahkapul Kecamatan Siantar Sitalasari tidak menderita luka-luka dan melarikan diri setelah kejadian," ujar Baren.

Atas kejadian ini, polisi merujuk para korban luka ringan ke RS Vita Insani Pematangsiantar. Namun sebagian korban yang mendapat luka lecet, memutuskan untuk berobat jalan.

Baren mengatakan beberapa korban belum terdata, karena menyelamatkan diri diri lebih awal. Polisi pun melakukan penyelidikan untuk mendata kemungkinan korban lainnya.(alj/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved