Breaking News:

Pengakuan Nakhoda Kapal, Para TKI Ilegal Diturunkan di Tengah Laut

Sebanyak 28 orang terduga TKI ilegal diamankan oleh personel Lanal Tanjungbalai Asahan, Minggu (21/2/2021) pagi.

TRIBUN MEDAN / HO
Dengan tangan diborgol, nakhoda kapal pengangkut TKI ilegal, Erwin Panjaitan diamankan bersama dengan Tuah dan Firman yang menjadi ABK 

TRIBUN-MEDAN.COM, TANJUNGBALAI - Sebanyak 28 orang terduga TKI ilegal diamankan oleh personel Lanal Tanjungbalai Asahan, Minggu (21/2/2021) pagi.

Nakhoda kapal, Erwin Panjaitan (39), mengaku akan menurunkan para TKI tersebut di tengah laut.

"Nanti di tengah laut dekat perbatasan diturunkan. Kemudian diangkat melalui (kapal) yang dari Malaysia," ujar Erwin.

Dari pengakuannya, ia dan dua ABK lainnya disuruh oleh seorang agen TKI bernama Ali, warga Kota Tanjungbalai.

"Ali, kami disuruh aja. Katanya mau kerja atau tidak. Karena menganggur saya ambil ajalah," katanya.

Katanya, para TKI ini diangkut dari pelabuhan kecil yang ada di Kelurahan Beting Kuala Kepias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung.

Ia juga mengaku bahwa saat ini belum mendapat bayaran dari Ali.

Kata dia, bila berhasil barulah dibayarkan upahnya.

"Belum, cuma uang untuk jalan saja. Katanya kalau udah sampai baru dibayar," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan, Lantamal I, Koarmada I menggagalkan upaya penyelundupan 28 orang TKI Ilegal di Perairan Tanjung Kumpul, Sumatera Utara. Minggu (21/2/2021) subuh.

Halaman
12
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved