Sejoli Mesum dalam Mobil di Pantai Matras Ternyata Mahasiswa, Tertangkap Basah Polisi

Kedua sejoli itu merupakan mahasiswa dan mahasiswi yang memarkirkan mobil Avanza di sekitar pantai Matras

Tayang:
IST/ Polda Babel
Sejoli diamankan Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung, setelah kepergok berbuat mesum di sekitar pantai Matras, Kabupaten Bangka, Sabtu (20/2/2021). (IST/ Polda Babel) 

TRIBUN-MEDAN.com - Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung mengamankan dua orang sejoli yang mesum di dalam mobil.

Kedua sejoli itu merupakan mahasiswa dan mahasiswi yang memarkirkan mobil Avanza di sekitar pantai Matras, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (20/2/2021).

Keduanya kepergok sedang berbuat mesum di sekitar Pantai Matras. 

Mereka tak sadar jika perbuatan mereka ketahuan oleh aparat yang sedang melakukan patroli.

Keduanya adalah, Ge (21) mahasiswa asal Sungailiat, dan Ad (19) mahasiswi  asal Jelutung. 

Dari lokasi tersebut, polisi menyita barang bukti satu unit mobil Toyota Avanza warna Hitam N, 1 celana dalam laki-laki, 1 (satu) celana dalam perempuan dan 2  buah Handphone.

Kasubdit Gasum Dit Samapta Polda Babel, AKBP Agung Budi, mengatakan aksi mesum keduanya kepergok saat, tim  Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) melakukan patroli ke wilayah pantai Matras dan mendapati sepasang pasangan muda mudi yang diduga melanggar pasal 281 (1) KUHP.

Di mana keduanya tengah melakukan perbuatan yang melanggar asusila di tempat terbuka atau di muka umum.

Saat menyisir pantai matras, Sungailiat anggota menemukan kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza warna Hitam terparkir di pinggir pantai.

"Setelah didekati ternyata di dalam kendaraan tersebut ditemukan sepasang pria dan wanita duduk di jok depan mobil," ujar Agung, Minggu (21/2/2021).

Lanjut Agung, Setelah digedor tim UPRC Polda keduanya kaget dan berupaya untuk menutupi auratnya.

Setelah dilakukan interogasi di tempat diketahui bahwa mereka sudah dua kali melakukan hubungan suami istri sebelumnya.

"Padahal mereka berdua bukan pasangan suami istri yang sah dan saat itu mereka hendak melakukan yang ketiga kalinya namun tidak terjadi karena keburu diketahui oleh tim UPRC Polda.

Usai diamankan, keduanya diserahkan ke Polres Bangka untuk didata dan diberikan pembinaan," pungkasnya.

Sejoli SMP Digerebek Mesum di Gubuk Sawah, dalam Kondisi Setengah Telanjang Ditemukan Kondom

Sejoli SMP Digerebek Mesum di Gubuk Sawah, dalam Kondisi Setengah Telanjang Ditemukan Kondom 

Warga Kampung Sukaruji, Desa Sukaraja, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, menggerebek pasangan siswa-siswi SMP berbuat mesum di gubuk tengah areal pesawahan wilayah setempat, Kamis (11/2/2021) siang.

Sejumlah warga mendapati sejoli itu dalam kondisi setengah bugil dan sedang bercumbu serta ditemukan alat kontrasepsi berupa kondom.

Warga pun mengarak sejoli yang mengaku masih duduk di salah satu SMP tersebut ke rumah Ketua RW setempat untuk dimintai keterangannya.

"Kami warga di sini mengintai setelah melihat dua pasangan muda-mudi yang tak dikenal masuk ke sebuah gubuk di tengah sawah.

Kami curiga akan berbuat mesuk sampai akhirnya digerebek dan ternyata benar," jelas Ketua RW Sukaruji, Yuyu Wahyudi, kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis siang.

Pelajar luar daerah, sengaja cari gubuk untuk mesum

Yuyu menambahkan, pasangan sejoli itu mengaku berasal dari luar daerah dan sengaja mencari gubuk atau tempat sepi untuk berbuat mesum laiknya pasangan suami istri.

Remaja belasan tahun tersebut akhirnya dimintai keterangan serta diminta kepada perwakilan keluarganya untuk datang dan menjamin kejadian yang sama tak terulang kembali.

Warga Sukaruji, Rajapolah, Kabupatan Tasikmalaya menggerebek dua pasangan sejoli SMP yang melakukan perbuatan mesum Kamis siang.
Warga Sukaruji, Rajapolah, Kabupatan Tasikmalaya menggerebek dua pasangan sejoli SMP yang melakukan perbuatan mesum Kamis siang. (Dok. Warga Sukaruji, Rajapolah, Kab.Tasikmalaya)

Warga setempat pun sempat resah dengan kelakuan pasangan tersebut karena dinilai akan mengotori wilayahnya dengan perbuatan mesum tersebut.

"Sudah setengah bugil keduanya.

Padahal, perempuannya pakai kerudung.

Seharusnya ini jadi perhatian serius buat para orangtuanya," kata dia.

Kejadian ini bermula, kata Yuyu, saat seorang warga melihat pasangan itu berjalan di jalan areal pesawahan menuju sebuah gubuk yang biasa dipakai istirahat para petani.

Laporan kecurigaan tersebut disampaikan ke tokoh masyarakat dan dilakukan pengintaian sampai akhirnya digerebek.

Warga sempat ricuh dan hendak menghakimi kedua muda-mudi tersebut.

Sampai akhirnya sejoli itu diamankan dan dibawa ke rumah ketua RW, dimintai keterangan, dan disuruh menandatangani perjanjian tak boleh mengulang kembali.

"Kita amankan dari amukan warga, dan diminta untuk disuruh pulang.

Kejadian ini supaya menjadi pelajaran untuk muda-mudi lainnya dan tak berbuat mesum dimanapun.

Tadi kita ceramahi oleh semua tokoh masyarakat dan tak lapor polisi karena sudah ada keluarganya," pungkasnya.

(Tribun-medan.com/BangkaPos)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul "Mahasiswa dan Mahasiswi Lagi Mesum di Kursi Avanza di Pantai Matras, Nggak Sadar Ada Polisi Patroli."

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved