Breaking News:

Simpan Sabu di Gantungan Kunci, Tim Satresnarkoba Polres Tanah Karo Tangkap James

Hendrik menjelaskan, setelah berhasil menangkap pelaku pihaknya langsung melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan pelaku.

TRIBUN MEDAN/HO
TERDUGA pelaku penyalahgunaan narkoba dan barang bukti diamankan di Satresnarkoba Polres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe. 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Karo menangkap seorang pria yang diduga menjadi pelaku penyalahgunaan narkoba.

Informasi yang didapat, pelaku yang ditangkap ini adalah James Andreas Haloho, warga Jalan Pahlawan, Kecamatan Kabanjahe.

KBO Satresnarkoba Polres Tanah Karo Iptu Hendrik Tarigan mengatakan, penangkapan pelaku ini bermula dari laporan  masyarakat yang mengetahui adanya pria yang menguasai narkotika.

Dirinya menyebutkan, setelah mengumpulkan informasi pihaknya kemudian langsung mencari keberadaan pelaku.

"Atas laporan dari masyarakat, kita langsung melakukan pencarian. Pelaku berhasil kita amankan di simpang tiga Masjid Agung, tepatnya di Jalan Samura, Kabanjahe, pada Rabu (17/2/2021) sekira pukul 22.00 WIB," ujar Hendrik, Minggu (21/2/2021).

Hendrik menjelaskan, setelah berhasil menangkap pelaku pihaknya langsung melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan pelaku.

Dirinya mengatakan, setelah beberapa saat melakukan penggeledahan pihaknya berhasil mendapat beberapa barang bukti.

Adapun barang bukti yang didapat adalahsatu paket yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0,42 gram. Kemudian, pihaknya juga mendapatkan barang bukti lainnya, berupa delapan lembar plastik klip berles merah dalam keadaan kosong.

"Dari tangan pelaku, kita sita satu paket narkotika yang diduga kuat jenis sabu seberat 0,42 gram. Untuk mengelabuhi petugas, sabu ini disimpan pelaku di dalam gantungan kunci yang dibawanya," ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan setelah  mengamankan pelaku dan barang bukti, pihaknya langsung membawa pelaku ke Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Nantinya pihaknya akan mempersangkakan pelaku dengan pasal 112 dan pasal 114, undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved