Breaking News:

Buruh Gugat Gubernur Sumut dan Bupati Deliserdang Terkait Masalah Penetapan UMK

UMK Deliserdang tahun 2021 ini tidak naik karena berbagai alasan, satu di antaranya menyangkut masalah inflasi dan laju ekonomi

TRIBUN MEDAN / HO
Aliansi Gebber ketika mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum terkait UMK Deliserdang 2021 yang tidak naik, ke Pengadilan Negeri Medan, Jumat (19/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,PAKAM-Serikat buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bermartabat Sumatera Utara (Gebber Sumut) menggugat Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan.

Gugatan ini berkaitan dengan masalah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Deliserdang yang tidak naik tahun 2021.

Untuk tahun ini, besaran upah buruh sama dengan tahun 2020 lalu, yakni Rp 3.188.592.

Baca juga: Gugatan Tommy Suharto Dikabulkan PTUN, Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr Ajukan Banding

“UMK Kota Medan saja naik 3,33 persen di tahun 2021.

Kenapa di Deliserdang tidak naik? Kok bisa seperti ini,” kata Koordinator Gebber Sumut M Sahrum, Minggu (21/2/2021).

Dia mengatakan, gugatan ini telah dilayangkan ke Pengadilan Negeri Medan.

Selain menggugat Gubernur Sumut dan Bupati Deliserdang, buruh juga menggugat Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah.

“Ya, kami harap UMK Deliserdang ini bisa naik lah,” kata Sahrum.

Baca juga: Trending Topik Nissa Sabyan Dituduh Pelakor, Disebut Pihak Ketiga dalam Gugugatan Cerai Ririe Fairus

Senada disampaikan Willy Agus Utomo.

Penasehat Gebber Sumut yang juga pentolan aktivis buruh ini mengatakan mereka sudah pernah berupaya melakukan audiensi kepada Gubernur Sumut dan Bupati Deliserdang terkait masalah upah ini.

Halaman
123
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved