Breaking News:

News Video

Jual Motor Curian di Medsos, Pria Tanjungbalai Ditangkap Polisi Saat Bermain di Warnet

Dalam CCTV tersebut, terlihat tersangka dengan rekannya sedang mendorong sepeda motor hasil curian tersebut.

Jual Motor Curian di Medsos, Pria Tanjungbalai Ditangkap Polisi Saat Bermain di Warnet

TRIBUN-MEDAN.COM, TANJUNGBALAI - Pelaku curanmor di Kota Tanjungbalai Irfan Pratama Putra S (24), warga jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai berhasil diamankan oleh Polsek Datuk Bandar karena jual motor curian di medsos.

Irfan diamankan oleh tim Reserse Kriminal Polsek Datuk Bandar saat sedang asik bermain warnet yang berada di Jalan Anwar Idris, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

Kapolsek Datuk Bandar, IPTU Rekman Sinaga menjelaskan, penangkapan tersangka dilakukan pada Sabtu(20/2/2021). Dimana saat itu petugas mengetahui identitas tersangka dari sebuah rekaman CCTV rumah ibadah yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Pelaku terekam CCTV Mesjid yang terletak tak jauh dari lokasi melakukan aksinya dirumah, milik korban di Jalan H.M. Nur, Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai yang dilakukan pada Rabu(17/2/2021)," ujar Sinaga, Senin(22/2/2021).

Dalam CCTV tersebut, terlihat tersangka dengan rekannya sedang mendorong sepeda motor hasil curian tersebut.

"Berdasarkan video tersebut, kami mengetahui identitas pelaku, dan langsung menyelidiki keberadaan pelaku. Namun, saat di selidiki, timbul di internet iklan sepeda motor yang sedang dicari," ujarnya.

Selanjutnya, Ia mengatakan akibat iklan tersebut, petugas polisi melakukan under cover by untuk membeli sepeda motor yang sudah diiklankan pelaku.

"Sehingga, melakukan perjanjian untuk transaksi dan ditentukan di salah satu warnet. Ketika melihat pelaku disana, petugas langsung mengamankan bersama barang bukti," ujar Kapolsek Datuk Bandar itu.

Dijelaskannya, selain sepeda motor, Irfan telah mencuri beberapa perhiasan milik korban yang rumahnya di bobol.

Dijelaskan Sinaga, Kejadian tersebut terjadi pada Rabu(17/2/2021), dimana korban melihat pintu samping rumahnya sudah terbuka lebar dan isi rumah sudah berserakan.

"Kemudian, saat di lihat ternyata sepeda motor dan belasan perhiasannya hilang. Sehingga dia melapor ke Polsek Datuk Bandar atas laporan kehilangan," katanya.

Sinaga menuturkan, akibat perbuatan pelaku, korban telah merugi hingga Rp 15 juta. Dan terancam pidana selama 7 tahun dengan pasal 363 Ayat 1 ke 3e dan 5e atau pasal 362 KUHPidana.

(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: heryanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved