Breaking News:

News Video

Misteri Penemuan 2 Mayat Wanita di Perbaungan dan Dekat Polsek Medan Barat, Ini Pengakuan Sang Pacar

Mayat wanita yang tergeletak di Jalinsum kawasan Lingkungan Pasiran Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ternyata diketahui.

Misteri Penemuan 2 Mayat Wanita di Perbaungan dan Dekat Polsek Medan Barat, Ini Pengakuan Sang Pacar

TRIBUN-MEDAN.COM - Mayat wanita yang tergeletak di Jalinsum kawasan Lingkungan Pasiran Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ternyata diketahui bernama Riska Fitria (21).

Ia diduga menjadi korban pembuhan.

Kasus ini pun kini sedang ditangani oleh Polres Serdang Bedagai.

Kerabat korban, Heri mengatakan korban tinggal di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan.

Selama ini korban bekerja sebagai Pekerja Harian Lepas di Polres Pelabuhan Belawan.

Secara pasti ia belum mengetahui siapa orang yang terakhir pergi dengan korban.

"Hari Sabtu sore dia pergi dari rumah.

Di samping rumahnya ada pesta.

Dia pamit katanya mau pergi sebentar tapi rupanya nggak balik lagi.

Dipikir orang tuanya kemarin mau beli kado aja,"ucap Heri yang ditemui di depan kamar jenazah RSUD Sultan Sulaiman Sei Rampah Senin, (22/2/2021).

Heri mengaku dirinya sebenarnya tinggal di Desa Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan.

Karena ada dapat kebar penemuan mayat ia pun langsung disuruh melihat jenazah ke rumah sakit Sultan Sulaiman.

Pihak kepolisian dari Polres Sergai tampak menunggu jenazah diotopsi di depan ruang jenazah RSUD Sultan Sulaiman.

Saat itu tampak Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Pandu Winata.

"Kita tadi sudah tanya juga sama keluarga korban dan disebut kalau korban keluar rumah bersama temannya yang juga meninggal dan ditemukan di Medan," kata Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Pandu Winata yang ditemui di RSUD Sultan Sulaiman.

"Penyebab sementara korban meninggal karena gagal nafas nanti untuk lebih lengkapnya kita akan menunggu bagaimana hasil otopsi dari dokter," tutupnya.

Sosok Pacar Korban Diperiksa Polisi

Salah satu orang yang saat ini sudah dipintai keterangan oleh pihak kepolisian adalah Lian Syahputra (26).

Lian merupakan pacar korban yang sudah setahun menjalin hubungan.

Lian pun sempat datang ke RSUD Sultan Sulaiman. 

"Sudah seminggu saya enggak jumpa sama dia tapi tetap teleponan.

Hari Jumat lah terakhir teleponan sama dia.

Saya baru tahu tadi pagi kejadian ini dari kawan.

Dari kemarin memang sudah enggak bisa saya hubungi memang dia,"ucap Lian ketika diwawancarai www.tribun-medan.com.

Ia menyebut selama ini tidak mempunyai firasat apapun.

Pacarnya itu juga sepengetahuannya tidak pernah mempunyai musuh.

Ia pun masih penasaran siapa orang yang tega membunuh pacarnya itu. 

"Dia pun nggak pernah cerita ada masalah.

Bagus-bagus aja selama ini.

Kemarin kupikir dia sibuk karena memang dibilangnya di samping rumahnya ada yang pesta.

Kupikir barang kali dia bantu-bantu makanya nomor hp nya pun nggak aktif," kata Lian. 

Lian tampak lebih banyak terdiam ketika sampai di RSUD Sultan Sulaiman.

Karena masih ditangani oleh dokter ia pun belum diperbolehkan masuk ke kamar jenazah.

Saat itu Lian datang bersama dengan bapak korban, Alan.

Mereka hanya terduduk diam di depan ruang kamar jenazah. 

Diduga Teman Korban yang Meninggal

Sesosok jasad mis X ditemukan warga di Jalan Budi Kemasyarakatan, Lingkungan 24, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Senin (22/2/2021).

Penemuan jasad perempuan yang menggunakan baju macan tutul tersebut. Menghebohkan warga lingkungan 24.

Mayat perempuan tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan petugas P3SU Kecamatan Medan Barat yang sedang bekerja membersihkan ruas jalan. 

Kapolsek Medan Barat Kompol Afdal mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan jasad wanita itu.

"Penemuan korban berawal saat petugas P3SU melakukan pekerjaan mengutip sampah di Jalan Budi Kemasyarakat dengan menggunakan mobil bak sampah. Di lokasi, saksi melihat sesosok perempuan tergeletak di pinggir jalan," ujarnya.

Lanjut Kapolsek, Petugas P3SU kemudian berusaha membangunkan perempuan dengan membunyikan klakson namun tidak kunjung bergerak.

Curiga, petugas P3SU kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Lingkungan 24 Pulo Brayan yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Medan Barat

"Petugas kami yang mendapatkan laporan, petugas kemudian mendatangi ke lokasi dan melakukan pengecekan. 

Saat kami cek, perempuan tersebut ternyata sudah meninggal dunia.

Saat diperiksa, korban tidak membawa identitas," ungkapnya. 

Untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. 

"Kepada petugas, warga yang tinggal di lokasi mengaku tidak ada yang mengenali korban.

Begitu juga Kepala lingkungan setempat mengaku tidak mengenali korban," bebernya. 

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan luka lebam di kedua pergelangan tangan korban.

Namun demikian, petugas masih memastikan penyebab kematian korban. 

"Jenazah korban saat ini sudah kami bawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk di autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban," sebut Kapolsek. 

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved