Breaking News:

News Video

Pelaku Asusila TN Terhadap Putri Kandungnya Lebih dari 10 Kali Sejak Tahun 2018 hingga 2020

Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar menjelaskan bahwa korban adalah putri kandung dari pelaku tersebut.

Pelaku Asusila TN Terhadap Putri Kandungnya Lebih dari 10 Kali Sejak Tahun 2018 hingga 2020

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE – Seorang tersangka kasus asusila kepada putri kandungnya di Porsea, kini sudah berada di Mapolres Toba.

Tersangka tersebut melarikan diri ke Jakarta Timur dan ditemukan pihak kepolisian di sebuah doorsmeer di kawasan Penggilingan Cakung, Jakarta Timur pada Jumat (19/2/2021).

Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar menjelaskan bahwa korban adalah putri kandung dari pelaku tersebut.

Kejadian terakhir perlakuan cabul yang dialami korban dengan inisial TRN (9) pada Senin (21/12/2020). Ia juga mengatakan bahwa perlakuan tersangka TN (44) terhadap korban TRN sudah berlangsung sejak tahun 2018 hingga tahun 2020.

“Setelah kami terima laporan, pengaduan dari orang tua korban atau istri dari tersangka itu pada tanggal 24 Desember 2020. Jadi, kami langsung melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus ini,” ujar Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar pada Senin (22/2/2021).

Pihak kepolisian tahu kejadian tersebut setelah mendapatkan pengaduan dari ibu korban BDT (44) pada Kamis (24/12/2020).

Dengan mengetahui hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar menuturkan bahwa pihaknya langsung menjalankan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut.

Ia menjelaskan bahwa korban adalah puteri kandung dari pelaku tersebut. Kejadian terakhir perlakuan cabul yang dialami korban dengan inisial TRN (9) pada Senin (21/12/2020).

AKP Nelsaon Sipahutar juga mengatakan bahwa perlakuan tersangka TN (44) terhadap korban TRN sudah berlangsung sejak tahun 2018 hingga tahun 2020.

“Dimana yang dilaporkan kepada kami bahwa si korban atau anaknya si tersangka dengan inisial TRN umur 9 tahun dan ini merupakan putri kandung si tersangka. Menurut si korban, tindakan asusila terhadap anak di bawah umur ini terhadap putrinya sudah dilakukan sejak tahun 2018 sampai terakhir pada 21 Desember 2020,” sambung AKP Nelson Sipahutar.

Sebelum diuraikan terkait kasus cabul tersebut, pihak kepolisian menggiring pelaku dengan mengenakan pakaian biru dengan tulisan, “TAHANAN” yang berada di punggung.

Pelaku terlihat tertunduk dengang kedua tangan diborgol. Tanpa menggunakan alas kaki, ia digiring dari Unit PPA Polres Toba menuju ruang Kasat Reskrim.

“Dimana kejadiannya itu pas tanggal 21 Desember 2020 itu, orang tua si korban memergoki suaminya dengan putrinya sedang berhubungan badan. Jadi, menurut keterangan si korban dan juga diakui oleh tersagka, perbuatan tersebut lebih dari sepuluh kali baik di rumah dan di belakang rumahnya,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: heryanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved