Breaking News:

News Video

Pelukan Terakhir Korban Laka Maut Avanza VS Bus Intra, Orang Tua tak Punya Firasat Apapun

Suasana duka menyelimuti kediaman Rahmadi setelah dua jenazah anaknya, korban Avanza VS Bus Intra, tiba di rumah duka, Senin (22/2/2021)

TRIBUN-MEDAN.COM - Suasana duka menyelimuti kediaman Rahmadi setelah dua jenazah anaknya tiba di rumah duka, Senin (22/2/2021).

Kedua anaknya adalah korban tewas dalam kecelakaan maut Avanza VS Bus Intra di Pabatu Tebing Tinggi, Minggu (21/2/2021) malam.

Total korban tewas ada sembilan orang.

Identitas kedua anaknya adalah Fahrul Hanafi (22) yang merupakan sopir dan Arzita Maulani (18).

Ditemui di rumah duka, Gang Karto, Desa Lau Dendang, Kabupaten Deliserdang, Rahmadi mengaku tidak memiliki firasat apapun.

Rahmadi sempat memeluk kedua anaknya sebelum berangkat ke Pematangsiantar menghadiri undangan pernikahan.

Siapa sangka, pelukan itu adalah pelukan terakhir Rahmadi ke Fahrul Hanafi dan Arzira Maulani.

"Seminggu ini ceria-ceria saja, pergi pun pelukan. Tidak ada tanda-tanda apa pun,"ujar Rahmadi.

Berbincang dengan Tribun Medan, pukul 20.00 WIB Rahmadi masih bertelepon dengan Fachrul yang mengabarkan masih berada di Sidamanik.

Satu jam kemudian ia mendapat kabar rombongan anaknya kecelakaan di Pabatu.

Halaman
1234
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved