Breaking News:

Pemerhati Anak Parlin Sianipar Apresiasi Polisi Atas Penangkapan Pelaku Cabul di Toba

Parlin Sianipar mengatakan, tak seharusnya seorang ayah berbuat demikian (pencabulan). 

TRIBUN MEDAN/MAURITS
PEMERHATI anak Parlin Sianipar bersama Kasat Reskrim Polres Toba, AKP Nelson Sipahutar. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Seorang pelaku cabul di Porsea , Toni Napitupulu (44) sudah ditangkap oleh pihak kepolisian dan kini tengah berada di Mapolres Toba, Senin (22/2/2021).

Seorang pemerhati anak Parlin Sianipar mengapresiasi kinerja kepolisian atas penangkapan pelaku.

Sambil menangis, ia menyampaikan terima kasih kepada pihak Polres Toba setelah ditangkapnya pelaku  dari persembunyiannya di Jakarta.

"Saya tidak perlu melihat tersangka itu. Tapi nanti kalau perkara, saya akan hadiri," ujar pemerhati anak Parlin Sianipar saat berada di ruang Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar, Senin (22/2/2021). 

Parlin Sianipar mengatakan, tak seharusnya seorang ayah berbuat demikian (pencabulan). 

"Sebenarnya, saya kasihan dengan dia (pelaku cabul) itu, saya enggak tahu kenapa. Saya kasihan kenapa dia bisa seperti itu, tega membuat perlakuan seperti itu kepada putrinya sendiri," kata Parlin Sianipar. 

"Saya akan selalu datang dan menyampaikan turut berdukacita. Kalau biasanya menyampaikan dukacita kepada orang mati, tapi kejadian ini yang membuat saya berdukacita," lanjut Parlin Sianipar. 

Parlin mengaku, dirinya tak henti-hentinya menangis atas kejadian tersebut.

"Saya sampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian atas kebaikan dan kinerja kepolisian. Saya selama empat tahun ini, saya bekerjasama dengan pihak kepolisian. Ini kan persoalan hati nurani," sambung Parlin Sianipar. 

Parlin berharap pihak kepolisian semakin fokus dan gencar atas penangkapan para pelaku cabul di kawasan Toba. 

Atas permintaan ini, pihak kepolisian yang diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar mengiyakan dan menyetujui permintaan tersebut. 

"Kami serius menangani kasus cabul ini. Apalagi kejadian ini, ini adalah perlakuan biadab seorang ayah kepada putrinya," pungkas AKP Nelson Sipahutar.(cr3/Tribun-Medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved