Breaking News:

Mayat Dua Perempuan Dibuang di Sumut

Perempuan yang Ditemukan Tewas di Brayan Ternyata Teman Riska Fitria yang Tewas di Jalinsum

Polres Serdang Bedagai (Sergai) terus menyelidiki kasus dugaan pembunuhan Riska Fitria (21) yang jasadnya dibuang di Jalinsum kawasan Perbaungan

Indra Gunawan Sipahutar
Riska Fitria semasa hidup 

TRIBUN-MEDAN.com - Polres Serdang Bedagai (Sergai) terus menyelidiki kasus dugaan pembunuhan Riska Fitria (21) yang jasadnya dibuang di Jalinsum kawasan Perbaungan.

Ia diduga menjadi korban pembunuhan bersama seorang temannya yang mayatnya ditemukan di daerah Medan.

"Kita tadi sudah tanya juga sama keluarga korban dan disebut kalau korban keluar rumah bersama temannya yang juga meninggal dan ditemukan di Medan. Penyebab sementara korban meninggal karena gagal nafas nanti untuk lebih lengkapnya kita akan menunggu bagaimana hasil otopsi dari dokter," kata Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Pandu Winata yang ditemui di RSUD Sultan Sulaiman Senin, (22/2/2021).

Salah satu orang yang saat ini sudah dipintai keterangan oleh pihak kepolisian adalah Lian Syahputra (26). Lian merupakan pacar korban yang sudah setahun menjalin hubungan. Lian pun sempat datang ke RSUD Sultan Sulaiman. 

"Sudah seminggu saya nggak jumpa sama dia tapi tetap teleponan. Hari Jumat lah terakhir teleponan sama dia. Saya baru tau tadi pagi kejadian ini dari kawan. Dari kemarin memang sudah nggak bisa saya hubungi memang dia," ucap Lian ketika diwawancarai www.tribun-medan.com.

Polisi lakukan Identifikasi penemuan jasad wanita, Senin (22/2/2021).
Polisi lakukan Identifikasi penemuan jasad wanita, Senin (22/2/2021). (TRIBUN MEDAN / ist)

Ia menyebut selama ini tidak mempunyai firasat apapun. Pacarnya itu juga sepengetahuannya tidak pernah mempunyai musuh. Ia pun masih penasaran siapa orang yang tega membunuh pacarnya itu. 

"Dia pun nggak pernah cerita ada masalah. Bagus-bagus aja selama ini. Kemarin kupikir dia sibuk karena memang dibilangnya di samping rumahnya ada yang pesta. Kupikir barang kali dia bantu-bantu makanya nomor hp nya pun nggak aktif," kata Lian. 

Lian tampak lebih banyak diam ketika sampai di RSUD Sultan Sulaiman. Karena masih ditangani oleh dokter ia pun belum diperbolehkan masuk ke kamar jenazah. Saat itu Lian datang bersama dengan bapak korban, Alan. Mereka hanya terduduk diam di depan ruang kamar jenazah.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved