Breaking News:

PSMS Medan

Wacana Turnamen Pra-musim Khusus Klub Liga 2, Jangan Kena Prank Dua Kali

Sebagai klub peserta liga, PSMS juga berhak dapat mengikuti turnamen pemanasan seperti klub Liga 1.

HO/instagram/tri bun medan
KELOMPOK suporter PSMS, SMeCK Hooligan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kelompok suporter pecinta PSMS, SMeCK Hooligan tetap menginginkan agar tim kesayangannya bisa ikut dalam sebuah turnamen pra-musim apakah itu Piala Menpora 2021 ataupun turnamen khusus bagi klub Liga 2.

Sebelumnya PT LIB juga berencana bakal menggelar turnamen pramusim khusus bagi klub liga 2.

Jika jadi maka turnamen ini juga akan menjadi ajang pemanasan sebelum Liga 1 dan Liga 2 bergulir.

"Kan katanya dengar-dengar Liga 2 ada pra-musim tersendiri. Ya nggak apa-apalah," ujar Sekjen SMeCK Hooligan, Bani Gultom, Senin (22/2/2021).

Bani menjelaskam, sebagai klub peserta liga, PSMS juga berhak dapat mengikuti turnamen pemanasan seperti klub Liga 1. Pasalnya semua klub termasuk PSMS sudah cukup lama tidak menjalani pertandingan resmi. 

Pelatih maupun pemain PSMS juga sudah hampir setahun tak merasakan atmosfer pertandingan resmi. Karena itu jika turnamen pra-musim hanya dikhususkan bagi klub Liga 1 saja tentu tidak adil bagi klub Liga 2.

"Kalau turnamen pra-musim jadi hitung-hitung persiapan, hitung-hitung jadi sebagai pertandingan uji coba," imbuhnya.

Bani mengatakan, turut mengungkapkan kekecewaan terkait dicoretnya tim kesayangan mereka dari turnamen sepak bola pra-musim bertajuk Piala Menpora 2021.

Apalagi jika tidak ada kompetisi resmi lebih lama lagi tentu membuat klub semakin merasa tak ada kegiatan.

Sebelumnya Dirut PT LIB Ahmad Lukita sendiri yang membeberkan ke media terkait ikut sertanya dua klub Liga 2 yakni Sriwijaya FC dan PSMS Medan dengan pertimbangan menempati urutan keempat dan kelima pada Liga 2 musim lalu. Namun justru setelah izin didapat dan PSMS persiapan malah dibatalkan.

Karena itu suporter PSMS meminta jika tak ikut turnamen dengan tim-tim Liga 1 agar turnamen bagi klub Liga 2 itu bisa terealisasi, dan jangan lagi ada 'prank' terhadap klub Liga 2 khususnya PSMS.

"Yang penting jangan kena 'prank' kedua kali. Dan yang paling utama tetap kapan kepastian liga," pungkasnya.(can/Tribun-Medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved