Breaking News:

1 Oknum TNI 2 Oknum Polisi di Ambon Jual Senjata dan Amunisi ke KKB Papua Terancam Hukuman Mati

1 Oknum TNI 2 Oknum Polisi di Ambon Jual Senjata dan Amunisi ke KKB Papua Terancam Hukuman Mati

facebook
1 Oknum TNI 2 Oknum Polisi di Ambon Jual Senjata dan Amunisi ke KKB Papua Terancam Hukuman Mati . Senjata dan ratusan amunisi yang diamankan Polres Teluk Bintuni Papua Barat 

TRIBUN-MEDAN.COM - 1 Oknum TNI 2 Oknum Polisi di Ambon Jual Senjata dan Amunisi ke KKB Papua Terancam Hukuman Mati

Miris, ternyata penjualan senjata dan ratusan amunisi yang dibongkar Kepolisian melibatkan oknum TNI dan oknum Polri.

Delapan orang, termasuk dua anggota Polresta Ambon dan seorang anggota Batalyon 733/Masariku Ambon diamankan sebagai pengembangan penangkapan, WT oleh anggota Polres Teluk Bintuni Polda Papua Barat, 10 Februari 2021.

WT, merupakan warga Jalan Merdeka, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat diamankan bersama satu revolver, satu senjata api laras panjang, 600 amnunisi kaliber 5,56 dan tujuh amnunisi kaliber 3,8 dan satu magazine.

Pelaku penjualan senjata dimaksud adalah Brigadir Kepala ZP dan Brigadir Kepala RA, sedangkan pelaku penjualan amunisi adalah Prajurit Kepala MS, anggota Batalyon 733/Masariku Ambon.

Brigadir Kepala ZP dan Brigadir Kepala RA telah ditahan di rumah tahanan Polres Pulau Ambon bersama empat warga sipil lainnya yakni SN, RM, HM dan AT, yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.

Baca juga: Egianus Kogoya Pamer Ribuan Amunisi, Akhirnya 4 Oknum TNI Diciduk Jual Senjata/Peluru pada KKB

Ribuan amunisi baru yang diklaim milik KKB Egianus Kogoya
Ribuan amunisi baru yang diklaim milik KKB Egianus Kogoya (facebook/marinus yung)

Setelah polisi menangkap WT di Bintuni, polisi lalu mencari AT di Ambon.

AT sempat melarikan diri ke Makassar, Sulawesi Selatan, kemudian pulang pada Minggu (21/2/2021) petang.

Ia ditangkap oleh seorang penyidik Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, kemudian diproses di Polda Maluku.

Dari pengakuan AT, peran MS terungkap.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved