Breaking News:

Aek Sipangolu, Air yang Mengalir Deras dari Tancapan Tongkat Raja Sisingamangaraja

Air dingin dan segar dari sumber Aek Sipangolu ini, juga mengalir langsung ke kolam renang buatan masyarakat yang berada tepat dibawahnya.

TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Aliran air Aek Sipangolu yang berada di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, HUMBAHAS - Setiap objek wisata punya keunikan masing-masing.

Mulai dari nama  wisata, sejarah, bahkan keindahan tempat wisata tersebut. Seperti halnya tempat wisata yang bernama Aek Sipangolu.

Aek Sipangolu merupakan bagian dari perjalanan sejarah kerajaan Sisingamangaraja I.

Informasi yang dihimpun, Aek sipangolu berasal dari bekas kaki Gajah Putih milik Raja Sisingamangaraja yang kehausan karena perjalanan panjang.

"Dari cerita-cerita orang dulu, tempat ini dahulunya, tempat persinggahan Raja Sisingamangaja. Saat sedang duduk dan berdoa, raja tersebut menancapkan tongkatnya ke tanah tepat pada bekas pijakan kaki gajah. Sehingga muncul air yang jernih dan deras mengalir terus ke Danau Toba," ujar Frans warga sekitar, Selasa (23/2/2021).

Awalnya dinamakan Binanga Bibir, dalam bahasa indonesia berarti Telaga Bibir.

Namun saat ini menjadi Aek Sipangolu yang berarti air kehidupan yang ketika orang meminumnya, mencuci muka, dan mandi, akan menghilangkan berbagai macam penyakit dari dalam tubuh.

"Percaya enggak percaya sih, yang saya dengar menurut kepercayaan penduduk setempat, dengan berdoa sebelum meminum, mencuci muka, mandi atau melakukan ritual kecil di Aek Sipangolu, penyakit yang ada di dalam tubuh akan terangkat dan hilang," ucap Frans.

Air dingin dan segar dari sumber Aek Sipangolu ini, juga mengalir langsung ke kolam renang buatan masyarakat yang berada tepat dibawahnya.

"Tidak hanya mengalir ke kolam renang saja, air kemudian mengalir lagi langsung ke Danau Toba. Berenang di kolam renang dengan pemandangan biru Danau Toba tentunya memberikan sensasi yang segar," ucap Frans.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved