Breaking News:

Aktivitas Vulkanik Gunung Sinabung Meningkat, Seminggu Hampir 1.000 Kali Guguran

Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo dalam beberapa waktu terakhir, tercatat cukup meningkat.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN
Asap sulfatara mengepul disertai guguran material vulkanik dari puncak Gunung Sinabung dari Desa Sigarang-garang, Kecamatan Namanteran, Karo, Sumatera Utara, Sabtu (21/2/2021).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Sampai saat ini secara visual kondisi puncak kubah lava masih melebihi puncak gunung.

"Kalau kita lihat, tidak ada yang berkurang, dan volumenya masih di angka empat juta kubik," ucapnya.

Dirinya menjelaskan, tidak adanya pengurangan volume secara signifikan ini karena antara guguran dengan pasokan magma dari dalam gunung masih setara.

Untuk zona turunnya guguran masih di arah timur dan tenggara, sehingga antara pemasukan dan pengurangan volume lava masih berbanding lurus.

"Ya seperti catatan kita, pasokan magma masih cukup tinggi, dan aktivitasnya masih terus meningkat. Untuk guguran sendiri, paling jauh kita catat sejauh 2500 meter," ungkapnya.

Lebih lanjut, Armen menjelaskan jika sampai saat ini pasokan magma dari dalam perut gunung masih cukup tinggi.

Sehingga, dengan hal ini maka potensi untuk terjadinya awan panas guguran yang semakin besar masih memungkinkan untuk terjadi.

Untuk itu, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak memasuki zona merah yang telah ditentukan.

Kembali ditegaskan Armen, jika ancaman awan panas dari kubah lava yang ada di puncak Sinabung masih berpotensi untuk terjadi guguran bahkan jika terjadi letusan, magma dari kubah lava bisa menyebar ke berbagai arah.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved