Breaking News:

Komisi III Sesalkan Sikap Pengunduran Diri Dua Plt Direktur PUD Pasar Kota Medan

DPRD menyesalkan sikap dua orang Plt Direktur Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan dengan alasan tak mampu membayar gaji 11 orang PHL

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Pegawai PD Pasar rapid test Covid19 di Kantor Pusat Pasar, Medan Kota, beberapa waktu lalu 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Komisi III DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis menyesalkan sikap dua orang Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan dengan alasan tak mampu membayar gaji 11 orang Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan PUD Pasar.

Dua Plt Direktur yang mengundurkan diri, yakni Plt Direktur Utama Khairul Ashar Daulay dan Plt Direktur Administrasi Keuangan Hafiz Ibrahim.

Rizki menuturkan pengunduran diri bukan langkah yang tepat dan tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

"Intinya, kita sangat menyayangkan sikap Plt Dirut PUD Pasar yang mengambil langkah pengunduran diri. Kalau karena tidak mampu membayar gaji para PHL nya, seharusnya Plt Dirut dapat berkoordinasi dengan Badan Pengawasa (Banwas) terkait hal itu," ujar Rizki kepada tribun-medan.com, Selasa (23/2/2021).

Dikatakannya, jika alasan tak mampu membayar gaji PHL, masih ada BUMD di bawah naungan Pemko Medan yang masih menunggak gaji PHL tapi tidak mengambil langkah pengunduran diri.

"Misalnya PUD RPH juga sudah terlebih dahulu tidak membayarkan gaji PHL-nya sejak beberapa waktu yang lalu, tapi Plt Direksi PUD RPH tidak melakukan hal yang dilakukan Plt Dirut PUD Pasar," katanya.

Rizki mengaku hal ini tidak hanya terjadi di BUMD Kota Medan saja, bahkan saat ini hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Medan harus memotong gaji para PHL karena harus disesuaikan dengan turunnya APBD Kota Medan di tahun 2021 ini.

"Kita juga meminta PUD Pasar Kota Medan untuk lebih fokus dalam mengelola 53 Pasar yang ada di Kota Medan agar dapat menghasilkan profit. Dengan demikian, profit yang dimaksud dapat dipergunakan untuk membayar gaji para PHL mereka yang tertunggak," tuturnya.

Politisi Partai Golkar ini pun menekankan bahwa pengunduran diri yang dilakukan dua Plt Direktur PUD Pasar mencerminkan ketidakmampuan dalam mengelola BUMD tersebut.

"Pengunduran diri bukan sifat yang terpuji, sebab nasib para PHL PUD Pasar ada pada kemampuan para direksinya dalam mengelola Badan Usaha tersebut," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved