Breaking News:

Update Covid19 Sumut 23 Februari 2021

Perpanjangan PPKM Batasi Jam Operasional, Pelaku Usaha di PRR Night Market Marelan Selalu Diingatkan

Pihak pengelola akan dengan tegas mematuhi peraturan dengan mematikan lampu secara bertahap agar tidak terjadi penambahan pengunjung.

Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
PARA pelaku usaha saat menjajakan makanan di PRR Night Market Marelan beberapa waktu lalu. 

Tribun-Medan.com, Medan - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota Medan hingga 28 Februari mendatang membuat para pelaku usaha melakukan antisipasi menghindari adanya penutupan di tengah pandemi.

Pemberlakukan ini juga turut dilakukan di Pasar Raya Rakyat (PRR) Night Market Marelan, Jalan Marelan Raya, Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan.

Seorang penjual jajanan ringan di PRR Marelan, Tuti mengatakan, setiap saat piihaknya selalu diimbau untuk pembatasan jam operasional. 

Dikatakannya, pihak pengelola akan dengan tegas mematuhi peraturan dengan mematikan lampu secara bertahap agar tidak terjadi penambahan pengunjung untuk bersantai.

"Tiap saat selalu diingatkan apalagi ada hari-hari khusus seperti hari Valentine itu. Setengah jam sebelum batas waktu penutupan, sebagian lampu-lampu udah pada dimatikan," ungkap Tuti, Selasa (23/2/2021).

Tentu saja, Tuti tidak menyangkal, kebijakan ini turut mempengaruhi pendapatannya, padahal para pengunjung ramai berdatang pada saat malam hari.

"Ya pengaruh jugalah. Kita kan bukanya sorean ya. Belum banyak yang datang. Terus ini ditutup pas jam  suasana ramai pasti ya kepotong juga lah pendapatan. Tapi kan mana bisa protes, sudah ini peraturannya," ujarnya.

Selain berjualan di PRR Night Market Marelan pada sore hari, Tuti berjualan di sekitaran rumahnya untuk menambah penghasilan.

Dibukanya PRR Night Market Marelan ini menjadi tambahan pendapatan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Ke depannya, Tuti berharap agar kondisi dapat segera stabil agar PPKM dapat segera dicabut. Namun begitu, setidaknya ia turut bersyukur tidak ada terjadi penutupan.

"Ya semoga lah segera berakhir ya, Covid-19 pun cepat hilang. Kita cari makan sudah sulit ya inilah tumpuan kita kan. Apalagi nggak murah juga kita sewa tempat ini. Daripada ditutup ya mending gini juga," tuturnya.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved