Breaking News:

Polisi Bubarkan Demontrasi Karyawan RS Permata Bunda Medan, Ancam Dijadikan Tersangka

Saat ditanya apakah pria tersebut dari Polsek Medan Kota, ia membenarkan. "Nanti aja dulu, satu-satu, Ya,ya," cetusnya.

Victory / Tribun Medan
Puluhan Karyawan RS Permata Bunda Medan berunjuk rasa meminta pembayaran gaji yang telah menungggak selama 2 bulan, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang polisi dari Polsek Medan Kota mengancam para karyawan RS Permata Bunda Medan yang melakukan aksi pengunjuk rasa gaji yang menunggak, Selasa (23/2/2021).

Kejadian tersebut terjadi sesaat seorang perwalikan aksi sedang diwawancarai awak media, tiba-tiba seorang pria berkemeja putih yang diduga Sat Intel Polsek Medan Kota. 

Ia berteriak dan memecah suasana bahwa apabila karyawan tersebut masih melaksanakan aksi akan dijadikan tersangka. 

"Siapa panitianya nanti di aksi ini bisa jadi tersangka ya. Tidak ada pemberitahuan unjuk rasa hari ini, siapa yang aksi bisa jadikan tersangka bisa," teriaknya dihadapan para nakes.

Ia menyebutkan bahwa para karyawan untuk melakukan mediasi. "Coba perwakilan mediasi jumpai ini mediasi seperti apa," jelasnya sambil membawa Handy Talky.

Seusai aksi, awak media yang mencoba mengkonfirmasi mengapa sang oknum polisi tersebut membubarkan aksi para karyawan menjelaskan karena adanya kerumunan.  

"Nanti saja, informasinya mereka tidak dapat gaji dari rumah sakit. Namanya kerumunan ya kita bubarin karena Covid ini bang, kita jembatanin lagi. Bang tidak pernah kerumunan ini tidak pernah tidak ada pemberitahuan ke Polsek," tuturnya.

Saat ditanya apakah pria tersebut dari Polsek Medan Kota, ia membenarkan. "Nanti aja dulu, satu-satu, Ya,ya," cetusnya.

Puluhan Karyawan RS Permata Bunda Medan berunjuk rasa meminta pembayaran gaji yang telah menungggak selama 2 bulan.

Amatan tribunmedan.com, para karyawan yang terdiri dari perawat serta non perawat tersebut menggelar aksi di halaman RS Permata Bunda di Jalan Sisingamangaraja Medan. 

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved