Breaking News:

Optimisme Vaksinasi, Pertumbuhan Ekonomi Sumut Triwulan-I 2021 Diperkirakan Meningkat

Bank Indonesia memperkirakan perekonomian Sumatera Utara (Sumut) triwulan I tahun 2021 akan tumbuh lebih tinggi dari triwulan sebelumnya.

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut, Soekowardojo pada Bincang Bareng Media di Medan, Selasa (23/2/2020). Bank Indonesia memperkirakan, perekonomian Sumut triwulan I tahun 2021 akan tumbuh lebih tinggi dari triwulan sebelumnya didukung oleh optimisme pelaksanaan program vaksinasi. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bank Indonesia memperkirakan perekonomian Sumatera Utara (Sumut) triwulan I tahun 2021 akan tumbuh lebih tinggi dari triwulan sebelumnya. Optimisme itu muncul setelah adanya pelaksanaan program vaksinasi.

Dari sisi permintaan, perbaikan terjadi pada komponen ekspor seiring dengan pemulihan ekonomi di negara- negara mitra dagang.

"Sedangkan impor diprakirakan menguat sejalan dengan perbaikan industri akibat aktivitas domestik yang meningkat dan perbaikan pertumbuhan konsumsi rumah tangga," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut, Soekowardojo pada Bincang Bareng Media di Medan, Selasa (23/2/2020).

Namun, kinerja konsumsi pemerintah diperkirakan menurun karena realisasi belanja yang umumnya belum optimal di awal tahun.

"Sedangkan dari sisi lapangan usaha, LU pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan pariwisata diprakirakan akan membaik. Hal ini didorong oleh optimisme pemulihan ekonomi pasca program vaksin," katanya.

Ia menambahkan, secara keseluruhan tahun 2021, pertumbuhan ekonomi diperkirakan lebih tinggi dimana penanganan pandemi yang semakin baik serta keberhasilan program vaksinasi sebagai 'game changer' pemulihan perekonomian Sumut.

"Namun, upaya penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi tetap perlu diperkuat. Penanganan kesehatan melalui vaksinasi dan disiplin protokol Covid menjadi prasyarat utama untuk pemulihan ekonomi ke depan," katanya

Sementara, kebijakan pemulihan ekonomi yang perlu terus diperkuat antara lain melalui lima strategi respon kebijakan, yakni pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan stimulus fiskal (realisasi anggaran), peningkatan kredit dari sisi permintaan dan penawaran, stimulus moneter dan kebijakan makroprudensial serta digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya UMKM.

Pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan IV 2020 tercatat mengalami kontraksi -2,94 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar -2,8 persen (yoy) dan nasional (-2,19%, yoy).

Secara spasial, perekonomian Sumut juga tumbuh lebih rendah dibandingkan tiga kota besar lainnya di Sumatera, seperti Riau, Sumsel dan Lampung namun masih lebih baik dari beberapa provinsi lain di Sumatera yang terkontraksi cukup dalam seperti Kepri dan Aceh.

Ia menyebut secara triwulanan, pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2020 juga turun cukup dalam dari 3,24 persen (qtq) pada triwulan III 2020 menjadi 0,05 persen (qtq).

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved