Orangtua Kejam yang Merebus Bayinya hingga Tewas, Hakim: Hal yang Hina bagi Anda
Orangtua kejam yang merebus bayinya sampai mati hanya karena mengotori popoknya, akhirnya dipenjara.
TRIBUN-MEDAN.com - Orangtua kejam yang merebus bayinya sampai mati hanya karena mengotori popoknya, akhirnya dipenjara.
Bayi malang berusia 2 tahun bernama Maddilyn-Rose Ava Stokes itu meninggal pada 25 Mei 2017, setelah menderita luka bakar parah di punggung, pantat, selangkangan, dan kakinya.
Sejoli Mesum dalam Mobil di Pantai Matras Ternyata Mahasiswa, Tertangkap Basah Polisi
Pernikahan Pria 52 Tahun dan Gadis 19 Tahun Viral, Netizen Nilai Lebih Pantas Disebut Ayah dan Anak
DERETAN Potret Lawas Artis saat Masih SMA, Mulai Citra Kirana hingga Amanda Manopo
Menggetirkan, Gadis 12 Tahun Dipaksa Makan supaya Gendut, Tujuannya untuk Dinikahkan
Artis-artis yang Rasakan Ketiban Banjir Jakarta, Mulai Irish Bella hingga Atta Halilintar
DERETAN Fakta Nissa Sabyan-Ayus, Mula Kepergok Istri Sah hingga Panggilan Sayang
Orangtuanya Shane David Stokes (33) dan Nicole Betty Moore (26) muncul di Mahkamah Agung Brisbane, Australia pada Jumat (19/2/2021) dan mengaku bersalah atas penyiksaan dan pembunuhan.
Pengadilan mendengar bahwa David memasukkan putrinya ke dalam bak mandi berisi air panas, membiarkannya tersiksa kesakitan hingga menyebabkan luka bakar tingkat dua pada 20 Mei 2017.
Bayi itu ditemukan tidak sadarkan diri oleh paramedis, lima hari kemudian di rumah keluarga di Northgate, Brisbane.
Uya Kuya Habiskan Ratusan Juta saat Terkena Covid-19, Sampai Jual Koleksi Mobil Mewah
Pengantin Perempuan Kabur dengan Kekasihnya, Pengantin Pria Terpaksa Nikahi Adik Mempelai Wanita
Intan Aulia Dibunuh Kekasih setelah Siswi SMP Ini Hamil dan Minta Pertanggungjawaban
BOCAH yang Terekam CCTV Diculik dan Viral Akhirnya Ditemukan, Inilah Pengakuan Si Balita
Pria Beristri Bunuh Terapis Pijat Plus Plus, Tak Sanggup Bayar Tarif Rp 300 Ribu, Kabur Tanpa Busana
Ibu Ayus Sabyan Dilarikan ke Rumah Sakit setelah Mendengar Perselingkuhan Putranya dan Nissa
Baca juga: Ayah yang Rudapaksa Putri Kandungnya di Toba Akhirnya Ditangkap di Jakarta Timur
Pasangan itu memberi tahu polisi pada saat itu bahwa anak itu ditemukan di bak mandi berisi air panas beberapa saat sebelum kejadian.
Menurut abc.net.au, mereka menolak untuk mencari bantuan medis dan berusaha merawatnya sendiri karena polisi menemukan perban berlumuran darah, pembalut pembersih make-up, dan kertas toilet di rumah mereka.
Maddilyn-Rose kecil meninggal karena serangan jantung di Rumah Sakit Anak Lady Cilento.
Jaksa penuntut Sarah Farnden mengatakan kepada pengadilan bahwa balita itu akan menderita "rasa sakit yang menyiksa" pada hari-hari sebelum kematiannya.
"Dia akan sangat menderita dan kesakitan selama periode waktu itu, tidak bisa berjalan," katanya.
BUKTI Chat Mesra Nissa Sabyan Menyembul, Sosok Ngaku Sepupu Sebut Sudah Nikah Siri bukan Selingkuh
Miliarder Dadakan Tuban Tak Puas 4 Mobil, Masih Pesan Indent Mitsubishi Pajero dan Belajar Nyetir
SUAMI Tiga Kali Tembak Istri yang Ngotot Minta Cerai, Sang Istri Luput dari Maut
Teganya Ayah Cabuli 5 Putri Kandungnya, Modus Tidur Bersama dan Berdalih Berahi selepas Istri Pergi
Utang dan Dendam Berbayar Nyawa, Pelaku Habisi Nyawa Ibu dan Putrinya serta Rudapaksa Korban
Lama Tak Ada Kabar sejak Tereliminasi lantaran Lupa Lirik Lagu, Terbaru Si Pedangdut Menikah
Ibu bayi Maddilyn-Rose Ava Stokes Channel 7
"Dia akan mengalami dehidrasi dan lemah, tidak dapat makan dan minum dengan benar, mungkin muntah - dia mungkin menjadi mengigau dan tidak sadar sebelum akhirnya mengalami serangan jantung dan berhenti bernapas."
Pada hari Senin, Stokes dijatuhi hukuman 11 tahun penjara dan Moore dijatuhi hukuman penjara sembilan setengah tahun atas kematian putri mereka.
Hakim David Jackson mengatakan kepada pasangan itu: "Ini adalah satu hal yang hina bagi Anda sebagai orangtua, membakarnya hingga meninggal.
"Mengerikan ketika melihat penderitaan yang dialami putri Anda di tangan Anda, padahal ini seharusnya tidak terjadi."
(Tribun-medan.com/ Sally Siahaan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bayi-direbus-orangtuanya.jpg)
