News Video
Truk Masuk Jurang di Toba, Diduga Sopirnya Mengantuk
Kanit Lakalantas Polres Toba Aiptu Jusman Manurung menguraikan penyebab kejadian nahas tersebut.
Penulis: Maurits Pardosi |
TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Kanit Lakalantas Polres Toba Aiptu Jusman Manurung menguraikan penyebab kejadian nahas tersebut.
Kejadian tersebut mengakibatkan sebuah truk ringsek dan pihak kepolisian berupaya mengevakuasi korban yang masih berada pada kepala truk akibat terperosok pada sebuah jurang di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba,
Dari penuturan Kanit Lakalantas Polres Toba Aiptu Jusman Manurung, sopir truk Sudarsono mengantuk saat mengendarai truk dari arah Tarutung menuju Medan.
Sopir truk meninggal sementara kernetnya berusaha menyelamatkan diri dan mengalami patah kaki. Pascakejadian, kernet bernama Dimana (36) langsung dibawa keluarganya ke Pematangsiantar untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam, sopirnya dalam keadaan ngantuk melintas dari arah Tarutung menuju Medan lalu masuk jurang," ujar Kanit Lakalantas Polres Toba Aiptu Jusman Manurung saat berada di lokasi pada Rabu (24/2/2021).
Ia juga menuturkan bahwa sopir truk tersebut meninggal dunia akibat terperosok ke dalam jurang yang kemudian terjepit di bagian kepala truk akibat muatan batu yang membuat terjepit.
Pihak kepolisian mampu mengevakuasi korban setelah kepala truk diangkat ke atas dan dibantu oleh warga untuk mengeluarkan korban.
"Pengendaranya meninggal dunia dijepit oleh barang muatannya batu. Sementara, kernetnya melimpat dari mobil. Ini baru kita bisa evakuasi setelah mobilnya diangkat dari jurang,"
Dari penuturannya, identitas pengemudi yang tertimpa di dalam truk adalah Sudarsono (40) yang beralamat di Sigajar, Sinanjak Sigaragara, Kabupaten Simalungun. Dan, kernetnya adalah Diman (36) yang beralamat di Kebun Naga Bristun, Naga Raja Pondok 8.
"Kernetnya mengalami patah kaki dan telah dibawa ke Pematangsiantar oleh keluarganya" pungkasnya.
(cr3/tribun-medan.com)