Breaking News:

Bupati dan Wakil Bupati Toba Dilantik Besok, Usung Logo Baru Kabupaten Toba

Lambang secara keseluruhan berbentuk lonjong, satu tangkai padi di sebelah kiri dan satu tangkai kapas di sebelah kanan.

TRIBUN MEDAN/HO
LOGO Kabupaten Toba. 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE – Pelantikan Bupati Toba dan Wakil Bupati Toba akan dilakukan esok hari, Jumat (25/2/2021) di Kompleks Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Medan.

Bersamaan pelantikan calon dan wakil bupati Toba, Pemkab Toba juga akan mempublikasikan logo baru Kabupaten Toba.

Pihak Kominfo Kabupaten Toba menyampaikan secara resmi makna lambing Kabupaten Toba.

"Lambang secara keseluruhan berbentuk lonjong, satu tangkai padi di sebelah kiri dan satu tangkai kapas di sebelah kanan dan pada bagian atas dipertemukan dengan tulisan “HORAS“ dan di bagian bawah dihubungkan dengan pita bertuliskan nama daerah “TOBA”. Bentuk lonjong bagian dalam dibagi dua sama secara horizontal merupakan dasar dari perisai segi lima,” ujarnya  sesu Peraturan daerah Kabupaten Toba Tahun 2020 yang diterima oleh Tribunmedan.id pada Kamis (25/2/2021).

Lebih lanjut, diterangkan bahwa pada bagian bawah (sisi bawah) perisai segi lima terdapat ULOS yang  melengkung bertuliskan TANO TOBA dalam aksara Batak, di tengah perisai segi lima terdapat satu buah Rumah Adat yang dilatarbelakangi oleh lukisan-lukisan: Danau Toba, Bukit Barisan dan Peta Wilayah Kabupaten Toba, di bagian kiri bawah terlihat kawasan hutan, areal pertanian, tungkot (tongkat) balehat raja.

Selanjutnya di tengah-tengah sisi bawah segi lima dan di bawah gambar rumah adat terletak gambar pustaha (buku) dan sipun (setangkai pena bulu), dan di bagian kanan bawah terlihat gambar riak/gelombang air, bendungan, air terjun dan piso (pisau) halasan Sisingamangaraja XII.

“Ketentuan ukuran lambang : Tinggi: 40 centimeter, lebar 32 centimeter, bidang lonjong dasar padi dan kapas 4 centimeter, bidang lebar pita dan tulisan TOBA 5 centimeter, jari-jari (radius) segi lima 12 centimeter, Rumah Adat; tinggi 15,5 centimeter, atap yang paling lebar 12 centimeter, lebar 8 centimeter, tinggi tiang 1,5 centimeter, jari-jari lengkung ulos 10 dan 12 centimeter, dan ukuran lambang dapat diperbesar atau diperkecil sesuai keperluan,” sambungnya dalam paparan tersebut.

Penempatan warna yang terdapat dalam Lambang Daerah sebagai berikut: warna dasar lambang bentuk lonjong adalah biru muda, setangkai kapas yang melengkung kelopaknya berwarna hijau kapas berwarna putih, padi berwarna kuning di bagian atas dipertemukan dengan tulisan “HORAS” berwarna hitam, di bagian bawah dipertemukan dengan pita warna putih dan tulisan “TOBA“ berwarna hitam.

Selanjutnya bentuk lonjong bagian dalam sebagai dasar perisai segi lima di bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih, rumah adat berwarna hitam putih dan merah, bukit barisan, hutan, areal pertanian dan peta wilayah Toba berwarna hijau, danau toba berwarna biru muda, pustaha (buku) dan sipun (tangkai pena bulu) berwarna hitam dan putih, riak/gelombang air dan air terjun berwarna biru muda, tungkot (tongkat) balehat raja dan piso (pisau) halasan berwarna merah dan hitam, ulos berwarna putih, merah dan hitam, dan kontur/garis pinggir setiap bentuk secara keseluruhan berwarna hitam.

“Pengertian warna, biru muda melambangkan keindahan, kesejukan dan kesetiaan; kuning melambangkan kemakmuran dan kebahagiaan; hijau melambangkan kesuburan dan keramahtamahan; putih melambangkan kesucian dan keikhlasan serta sifat yang terbuka; merah melambangkan keberanian dan semangat yang tinggi; dan hitam melambangkan ketegasan, rendah hati serta cepat dan tepat,” lanjutnya.

Halaman
123
Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved