Breaking News:

Dikemas dalam Bungkus Teh Hijau, Polresta Deliserdang Temukan Lima Bungkus Sabu dari Dua Kurir

Keduanya berperan sebagai kurir yang diberi upah oleh bandar apabila berhasil melakukan pengiriman barang. 

TRIBUN MEDAN/HO
PERSONEL Satnarkoba Polresta Deliserdang menggiring kedua tersangka yang menjadi kurir sabu-sabu seberat 5 Kg, Kamis (25/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, PAKAM - Petugas Reserse Narkoba Polresta Deliserdang membongkar penjualan sabu-sabu yang bungkusnya dikemas dengan kemasan bergambar teh hijau.

Ada dua orang yang berhasil ditangkap yakni NM (30) dan JAS (29) yang merupakan warga Kecamatan Medan Tembung.

Keduanya berperan sebagai kurir yang diberi upah oleh bandar apabila berhasil melakukan pengiriman barang. 

"Barang bukti yang kita amankan lima Kg lebih dari dua tersangka ini. Mereka kita tangkap di jembatan fly over tol Cemara daerah Sampali Kecamatan Percut Seituan pada 23 Februari lalu. Saat ini kita terus melakukan pengembangan dan kita kordinasi dengan Direktorat Narkoba," kata Kapolres Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, Kamis (25/2/2021).

Yemi menyebut kasus ini terus didalami karena ada dugaan keduanya termasuk jaringan internasional.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara disebut Yemi kalau sabu tersebut diambil kedua tersangka dari Tanjung Balai. Dirinya pun memberikan apresiasi kepada Satresnarkoba yang telah berhasil menindaklanjuti informasi dari masyarakat. 

"Awalnya kita dapat informasi dari masyarakat pada 5 Februari akan ada transaksi sabu di salah satu hotel di wilayah kita. Tapi setelah dilakukan pengintaian belum berhasil dan belum ada yang tampak dicurigai. Kita baru berhasil setelah dapat informasi kedua. Saat itu keduanya bawa tas ransel dan dilihat di dalam tas ada lima bungkus sabu," kata Kombes Pol Yemi Mandagi.

Saat para tersangka dihadapkan ke awak media, tampak kalau MN begitu lesu.

Dirinya disorong petugas dengan menaiki kursi roda. Kedua betis kakinya dililit perban dan masih terlihat MN menahan rasa sakit. 

"Saat kita mau melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti dan pelaku lain, MN ini melawan dan mau merebut senjata petugas. Karena itulah kita beri tindakan tegasr. Kalau dari keterangan tersangka sementara ini barang bukti ini milik seorang yang tidak dikenalnya yang di temui di Tanjung Balai. Makanya ini mau kita kembangkan lagi," terang Kasat Narkoba Polresta Deliserdang, Kompol Ginanjar Fitriadi.

Dari pengamatan www.tribun-medan.com, kemasan sabu yang diamankan ini bewarna hijau dan kuning yang bertuliskan bahasa Cina. Ada juga tulisan Guanyinwang dan bergambar teko dan cangkir. Selain itu turut diamankan dua buah ponsel milik kedua tersangka. 

Meski hanya sebagai kurir, namun polisi pun menjerat kedua tersangka dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2 dan pasal 132 dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup dan paling singkat 5 tahun. Polisi memperkirakan kalau sabu-sabu yang diamankan ini bernilai 4 miliar dengan asumsi Rp 800 juta perkilogram. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved