Breaking News:

Capai Prestasi di Beberapa Kejuaraan, Pesilat Sakti Kejar Ambisi Tampil di PON Sumut-Aceh

Dengan ambisi dan kemauan keras, dirinya berharap untuk dapat lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Sumut-Aceh. 

TRIBUN MEDAN/HO
ATLET silat Sumut, Sakti Satria Sanjaya bersama pelatihnya. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet silat, Sakti Satria Sanjaya melakukan serangkaian persiapan agar mampu menembus ketatnya persaingan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2025 di mana Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah.

Pria yang akrab disapa Sakti ini tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Medan. Di bawah asuha pelatih Enjang Bahri, Sakti pun mencoba mengikuti berbagai kompetisi untuk meningkatkan kemampuannya.

Hal ini terbukti dengan capaian prestasi yang diraih Sakti Satria Sanjaya dengan mencatat namanya sebagai finalis pada ajang bergengsi antar pelajar se-nasional bertajuk Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) yang digelar di Jawa Barat tsahun 2020 lalu.

Sebelum ke tingkat nasional, atlet kelahiran 20 Agustus 2006 ini berhasil menuju podium satu kelas seni pada Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) tingkat Sumut setelah menaklukkan pesilat dari Deliserdang dan Asahan.

Prestasi Sakti yang lain adalah meraih emas SPDDK Cup II, perak kejuaraan pencak silat O2SN tingkat SD Sumatra Utara. Lalu emas Kejuaraan Silat Antarpelajar SMP tingkat Kota Medan, medali perak ajang GOT Talent Medan, emas dan perak GOT Talent Indomaret Medan.

Kemudian, meraih peringkat pertama kejuaraan silat kategori remaja di Malaysia, juara pertama Porwil 2020 dan juara 2 kejuaraan silat yang digelar PPLP Sumut secara virtual 2020.

Pelajar Al-Ulum Medan ini tidak hanya mempersembahkan medali emas untuk Medan pada ajang KOSN tingkat Sumut, tetapi dirinya sukses untuk membuktikan pesilat Medan lebih unggul dari daeran lain. 

Dirinya berharap, ke depannya Medan menjadi barometer perkembangan silat untuk wilayah Sumut.

Bakat pendekar dari perguruan Seni Pembela Diri Kencana Kwitang (SPDKK) sebenarnya berasal dari orangtuanya juga yang merupakan pelatih pencak silat. 

Dengan ambisi dan kemauan keras, dirinya berharap untuk dapat lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Sumut-Aceh. 

Pasalnya, keinginan ini sebagai impian untuk diwujudkan sebagai hadiah kepada kedua orangtuanya. "Saya fokus berlatih agar bisa mendapatkan tiket diajang PON 2024 di mana Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah," katanya, Kamis (25/2/2021).

Anak dari pasangan M. Sugianto dan Elianti Lubis juga berambisi untuk mengukir prestasi nasional. Hal ini membuat dirinya fokus latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi arena silat Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) dan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu), 2022 mendatang.

Atlet denagn tinggi 160 cm dan 45 kg ini menjelaskan raihan medali yang telah diraih dalam beberapa kejuaraan merupakan modal dan persiapan serta evaluasi untuk meningkatkan latihan menghadapi kejuaraan-kejuaraan lainnya. 

Semakin banyak kejuaraan yang dilakoni untuk menambah pengalaman dan jam terbang sehingga target ke depan dapat menjadi pesilat yang bergabung dengan kontingen Sumut pada ajang PON XXI/2024 Sumut-Aceh.

"Tentunya dengan disiplin latihan dan terus mengikuti even silat akan menambah pengalaman dan jam terbang para pendekar. Tentunya prestasi yang telah diraih di arena silat bukan untuk membuat diri menjadi sombong, namun tetap melakukan evaluasi terhadap diri sendiri sehingga impian untuk menjadi skuad Sumut di POPNAS dan PON dapat terwujud," pungkasnya.(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved