Breaking News:

Beredar Isu Pengangkatan Kepling di Medan Perjuangan Bertarif Puluhan Juta, Camat Menyangkal

Parahnya lagi, beredar isu tarif untuk menjadi Kepling dibanderol dari Rp 10 hingga Rp 30 juta.

TRIBUN MEDAN/HO
KANTOR Camat Medan Perjuangan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak mengatakan terdapat keresahan di daerah pemilihan (Dapil) nya yakni di Kecamatan Medan Perjuangan.

Dikatakannya, beredar isu pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling) di wilayah Medan Perjuangan dengan bayaran puluhan juta.

“Saat ini isu pergantian Kepling sudah santer di Kecamatan Medan Perjuangan dengan alasan menerapkan Perda Kepling. Bagi usianya di atas 50 tahun, akan dilakukan pergantian. Bahkan, Lurah sudah mulai mencari-cari kesalahan kepada para Kepling. Parahnya lagi, beredar isu tarif untuk menjadi Kepling dibanderol dari Rp 10 hingga Rp 30 juta,” ujar Paul Simanjuntak kepada tribun-medan.com, Minggu (28/2/2021).

Dijelaskan Paul, isu pergantian Kepling tersebut ia terima langsung dari pengakuan para Kepling yang selama ini bekerja dengan baik.

Namun diduga akan digeser oleh Camat melalui perantara Lurah.

Terkait keresahan Kepling terus direspon, Paul pun sudah mendatangi kantor Camat Medan Perjuangan pekan lalu, bermaksud menemui Camat untuk mengklarifikasi mengenai informasi terkait isu rencana pergantian Kepling yang berusia 50 tahun ke atas dengan alasan mengacu pada Perda Kepling.

“Kita menduga, Camat dan Lurah memanfaatkan Perda tentang Kepling untuk mencari keuntungan. Saat ini banyak Kepling di kota Medan resah dan gelisah akibat adanya tarif pengangkatan kepling yang mahal,” katanya.

Atas dasar itu pula, politisi PDIP itu membuka posko pengaduan. Ia mengaku siap menampung aspirasi Kepling yang saat ini resah.

“Kita siap membela Kepling bila terbukti benar dan rajin melayani masyarakat. Saya prihatin bila Lurah mencari-cari kesalahan Kepling hanya untuk mengharapkan bayaran,” tuturnya.

Selain itu kata Paul, posko pengaduan juga menerima keluhan soal dugaan pungutan liar (pungli) di beberapa instansi setiap melakukan urusan.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved