Breaking News:

Update Covid19 Sumut 28 Februari 2021

BREAKING NEWS: Awal Maret 2021, Vaksinasi untuk Lansia di Atas 60 Tahun Dilakukan di Kota Medan

Sasaran vaksinasi tahap kedua ini akan menyasar kepada pelayan publik, guru, termasuk kalangan lanjut usia atau lansia.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
PETUGAS kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac kepada para pengemudi transportasi umum di Terminal Pinang Baris, Medan, Sabtu (27/2/2021). Pelaksanaan vaksinasi kepada para pengemudi transportasi umum di Kota Medan, untuk mencegah penularan Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tahap kedua vaksinasi Covid-19 di Sumatra Utara akan dilakukan pada Maret 2021 mendatang.

Sasaran vaksinasi tahap kedua ini akan menyasar kepada pelayan publik, guru, termasuk kalangan lanjut usia atau lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Alwi Mujahit mengatakan, pelaksanaan vaksinasi untuk lansia di tahap awal ini hanya dilakukan di Kota Medan.

"Untuk vaksinasi lansia di awal ini kita lakukan di Kota Medan dulu. Ke depannya tergantung jumlah vaksin yang masuk baru kita lakukan di Kabupaten/Kota lainnya," ujar Alwi kepada tribun-medan.com, Minggu (28/2/2021).

Alwi mengatakan, untuk tenaga kesehatan sendiri, golongan tenaga kesehatan yang berusia lanjut (lansia) sudah terlebih dahulu menerima vaksinasi.

Total target tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi yakni sebesar 71.058 orang.

"Ini lansia yang non tenaga kesehatan, karena yang tenaga kesehatan sudah terlebih dahulu kita lakukan vaksinasi," ungkapnya.

Sementara itu, Alwi menuturkan dari target yang sudah ditetapkan, vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan sudah mencapai 90 persen. Sehingga, pihaknya pada Maret 2021 akan mulai fokus ke vaksinasi dengan sasaran pelayan publik.

"Sekitar 90 persen lebih sudah hampir mencapai target," katanya.

Untuk tahap kedua ini, Alwi mengatakan sasarannya sekitar 300.000 orang pelayan publik yang akan divaksinasi. Termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI dan Polri, jurnalis, dan juga anggota legislatif.

"Jumlah target vaksinasi ini lebih banyak dari yang sebelumnya. Tapi seusai dengan jumlah yang kita terima," ungkapnya.

Alwi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini hanya diberikan kepada kelompok penerima yang melakukan pendaftaran. Saat ini, proses pendaftaran masih berlangsung.

"Kalau enggak daftar ya enggak masuk (divaksin). Jadi memang harus daftar," katanya.

“Bagi yang sudah mendaftar nama-nama dan alamatnya sudah masuk. Kemudian untuk lokasi vaksinasinya masing-masing akan ditentukan," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved