Breaking News:

Gara-gara Panggilan Telepon, Oknum PNS Pukuli Pemilik Warung Tuak di Simalungun

Kasus ini bermula ketika Manto mendapat telepon dari nomor yang tak dikenal. Ia pun menelpon balik lantaran penasaran siapa yang menelpon.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
KORBAN pengeroyokan akibat telepon salah sambung, Manto, menunjukkan luka luka yang dialaminya. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Pemilik sebuah warung tuak di Jalan Huta III, Lumban Lintong, Nagori Mariah Hombang, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Manto, melapor ke Polsek Tanah Jawa. Alasannya, ia dipukuli oleh dua orang pria pada Kamis (25/2/2021) malam.

Kasus ini bermula ketika Manto mendapat telepon dari nomor yang tak dikenal. Ia pun menelpon balik lantaran penasaran siapa yang menelpon.

"ini siapa?  kemudian dijawab olehnya 'Saya orang Medan'. Lalu saya jawab kembali 'bapak salah sambung'. Lalu saya memutuskan pembicaraan dengan orang tersebut," ujar Manto seraya menyebut, telepon dari orang itu kemudian datang berulang-ulang.

Selanjutnya terjadi percakapan, yang mana orang di dalam telepon tersebut mengatakan kata-kata kotor kepada Manto dan teman Manto bernama Effendi Sianturi.

Berselang 10 menit, seorang PNS, Edi Fran Sinaga tiba-tiba datang ke kedai  bersama dengan pelaku Rinaldi Sinaga dan seorang lainnya yang tidak dikenal.

Ketiganya marah dan menanyakan handphone siapa yang ada di tangan saksi. Para pelaku langsung memukul korban secara berulang - ulang sampai terjatuh ke tanah. 

Akibat pengeroyokan ini korban mengalami luka pada bibir bagian dalam sebelah kiri bawah, luka biram pada bagian dagu dan bengkak pada bagian kepala. Ia selanjutnya membuat ke Polsekta Tanah Jawa, Jumat (26/2/2021).

Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa, Iptu JW Saragih mengatakan pihaknya akan memanggil para pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan.

"Kasus ini baru dilaporkan hari Jumat. Nanti kita panggil mereka, kemungkinan minggu depan," ujar Saragih.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved