Breaking News:

Maksimalkan Pemutusan Penyebaran Covid-19, Pemkab Langkat Terbitkan Perbup Nomor 4 Tahun 2021

Pemkab Langkat menerbitkan Perbup No 4 untuk memaksimalkan upaya pengendalian dan pemutusan penyebaran Covid-19 dengan pembatasan kegiatan masyarakat.

DOK. Humas Pemkab Langkat
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Langkat Syahmadi dalam salah satu kesempatan. 

TRIBUN-MEDAN.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Langkat Syahmadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat menetapkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 4 Tahun 2021, Rabu (17/2/2021).

Perbup tersebut merupakan upaya Pemkab Langkat dalam memaksimalkan upaya pengendalian dan pemutusan penyebaran Covid-19 dengan pembatasan kegiatan masyarakat.

Perbup baru itu mengatur perubahan atas Perbup Nomor 39 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Perubahan ini untuk memaksimalkan penerapan protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya di ruang kerjanya, Kantor Diskominfo Langkat, Stabat, Senin (1/3/2021).

Syahmadi menjelaskan, perubahan pasal tersebut, di antaranya pada Pasal 5, tepatnya Ayat I dan II. Dalam kedua ayat itu, disisipkan satu ayat lagi, yaitu I a. Berikut bunyi pasal 5 untuk lebih jelasnya:

Pasal 5 (I); setiap pelaku usaha, pengelola, penyelenggara kegiatan, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum di wilayah daerah, wajib melakukan dan mematuhi protokol kesehatan bagi masyarakat, dan memfasilitasi pelaksanaan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di lingkungannya.

Kemudian, Pasal 5 (l a); penyelenggara kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (I) meliputi, kegiatan hajatan, pernikahan, khitanan, acara adat, syukuran, penyelenggaraan pengurusan jenazah, ulang tahun, seminar, pertemuan atau kegiatan sejenisnya.

“Pasal 5 (II) mengatur tentang mana saja tempat dan fasilitas umum yang wajib mematuhi protokol kesehatan, sebagaimana disebutkan pada ayat (l),” terangnya seperti keterangan tertulisnya, Senin.

Menurut Pasal 5 (II), tempat tersebut meliputi (a) perkantoran, tempat kerja, usaha, dan industri; (b) sekolah, institusi pendidikan lainnya; (c) tempat ibadah; (d) stasiun, terminal, pelabuhan;  (e) transportasi umum; (f) kendaraan pribadi; (g) toko, pasar modern, dan pasar tradisional.

Lalu, (h) apotek dan toko obat; (i) warung makan, rumah makan, cafe, dan restoran; (j) pedagang kaki lima dan lapak jajanan; (k) perhotelan dan penginapan lain yang sejenis; (l) tempat pariwisata; (m) tempat hiburan, karaoke, diskotik; (n) fasilitas pelayanan kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Inang Jalaludin Shofihara (CM)
Editor: Amalia Purnama Sari (CM)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved