Breaking News:

Wali Kota dan Kapolres Gelar Pertemuan Bahas Menjamurnya Odong-odong di Siantar

Dulu kesan taman bunga untuk pacaran, mesum, premanisme. Tapi sekarang ada odong odong kesannya sudah berubah, lebih ramah anak anak

Tribun Medan/Dedy
Odong-odong Terbakar saat api melalap enam bangunan di Jalan Ade Irma Suryani Pematang Siantar Senin (6/2/2017) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pro-kontra beroperasinya odong-odong di Kota Pematangsiantar, membuat Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar mengundang Wali Kota Hefriansyah dan Perwakilan DPRD Denny Siahaan ke Mapolres, Senin (1/3/2021) pagi.

Pasalnya hadirnya odong-odong belakangan ini menimbulkan kemacetan di pusat kota.

Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Muhammad Hasan menyampaikan, fenomena yang terjadi di Siantar, paling ramai adalah pembicaraan mengenai odong-odong.

Di satu sisi fungsi Polisi adalah Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran).

"Dilaksanakan rapat untuk menyatukan persepsi semua pihak yang diundang atas beroperasinya kendaraan odong-odong di Kota Pematangsiantar. Kita lihat marak pemberitaan media sosial dan media massa soal odong-odong ini," ujar Kasat Lantas.

Hasan menyampaikan, penanganan odong-odong membutuhkan diskusi agar menjawab kebutuhan masyarakat, tidak diskriminasi, dan dengan menjunjung tinggi keadilan. 

Odong-odong di Kota Pematangsiantar terpantau beroperasi di kawasan jalan raya, persisnya kawasan pusat kota yang ramai aktivitas masyarakat.

Upaya penindakan sudah dilakukan Satlantas di mana menyita odong-odong yang bentuknya di luar wajar.

Sering jawaban-jawaban pemilik odong-odong ini untuk mengibakan hati petugas. Di depan kantor kami bisa dilihat ada odong-odong yang kami tahan," ujarnya.

Hasan menjabarkan hadirnya odong-odong di Kota Siantar melanggar Undang-Undang Lalulintas dan Angkutan Jalan (UULAJ) Tahun 2009.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved