Breaking News:

Dua Kali Beraksi, Petugas Polres Batubara Tangkap Pemalsu Surat Kendaraan Bermotor

Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis menjelaskan Anto menjual mobil warna merah dengan STNK palsu, sebagai pendukung agar pembeli mobil percaya.

TRIBUN MEDAN/ALIF
KAPOLRES Batubara, AKBP Ikhwan Lubis memaparkan kasus tindak pidana pemalsuan surat kendaraan, Selasa (2/3/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM, BATUBARA - Warga Dusun 1 Desa Bangun Sari Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batubara, Ey alias Anto (40) ditangkap petugas Stuan Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Batubara terkait kasus penjualan kendaraan bermotor dengan surat palsu.

Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis menjelaskan Anto menjual mobil warna merah dengan STNK palsu, sebagai pendukung agar pembeli mobil percaya. Untuk mengelabui korban, pelaku juga menjual mobil dengan harga murah. 

"Tersangka telah menjual mobil Toyota Cayla warna merah menggunakan plat BK1637 PM dan STNK diduga palsu kepada korban Farida Hanum pada bulan Agustus 2020 dengan harga Rp 62 juta," katanya, Selasa (2/3/2021). 

Dikatakannya, penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis (11/2/2021), di jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara. 

"Awalnya, mobil tersebut yang kami amankan terlebih dahulu dari pemilik Farida Hanum. Namun saat di interogasi Ia mengatakan kalau mobil tersebut dibeli dan masih kredit dari Ey alias Anto," katanya. 

Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui kalau STNK mobil tersebut palsu. Mendapat penjelasan dari polisi, Farida Hanum menghubungi Ey alias Anto untuk menjelaskan status mobil yang dibelinya tersebut.

Selanjutnya, pihak kepolisian dan Farida mengajak pelaku untuk bertemu.

Saat tersangka datang, tim Tipiter Polres Batubara langsung mengamankan tersangka beserta mobil. 

"Saat dilakukan pengecekan fisik berdasarkan nomor mesin dan rangka MHKA6GJ6JKJ130943 : 3NRH464464 ternyata mobil Calya merah tersebut dengan bernomor polisi BM 1384 SW atas nama Nora, beralamat di Jalan Muslim RT/RW 014/005 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau," terang Kapolres.

Sedangkan berdasarkan STNK nomor polisi BK 1637 PM atas nama Hotmalina Purba beralamat di Dusun V.A Langkat Indah Kelurahan Air Hitam Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat itu palsu. 

"Ini STNK mirip seperti aslinya, tapi palsu," kata Kapolres Batubara itu. 

Menurut keterangannya, mobil tersebut berasal dari Pekanbaru dan sudah dua unit laku terjual. 

"Mobilnya dari Pekanbaru, ada dua unit. Aku gak tau kalau palsu dokumennya," pungkas tersangka. 

Akibat perbuatannya, Anto dijerat pasal 263 ayat (2) KUHP jo pasal 55 KUHPidana terancam pidana enam tahun penjara.(cr2/Tribun-Medan.com)

Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved