PSMS Medan
Kiper Timnas U-19 Adi Satryo Pilih Hijrah ke PSS Sleman, PSMS Kehilangan Namun Sudah Merelakan
Pesepakbola 19 tahun itu juga mengungkapkan bahwa tujuannya memilih klub Liga 1 demi meningkatkan karirnya ke depan.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajer PSMS Medan Mulyadi Simatupang mengatakan pihaknya sudah merelakan kiper tim nasional (Timnas) Indonesia U-19 Adi Satryo memilih berlabuh ke klub Liga 1, PSS Sleman musim ini.
Meski diakuinya PSMS masih membutuhkan tenaga kiper yang juga sempat memperkuat Ayam Kinantan pada Liga 2 2020 lalu.
"Ya kalau ditanya rela tidak rela ya kondisinya sudah seperti itu. Jadi kami ya harus legowo, karena kita juga tidak mungkin menghalangi pemain. Tentu kita memberikan izin dalam arti tidak jadi merekrut beliau," ujarnya, Selasa (2/3/2021).
Pria yang akrab disapa Pak Mul ini tak menampik dirinya berharap bisa diperkuat Adi.
Namun dia menjelaskan bahwa Adi secara langsung menghubungi dirinya. Via telepon selular pesepakbola 19 tahun itu juga mengungkapkan bahwa tujuannya memilih klub Liga 1 demi meningkatkan karirnya ke depan.
"Jadi pertimbangannya untuk menunjang karirnya dan untuk tim nasional. Jadi bukan karena katakanlah masalah budget (PSMS) atau yang lainnya," kata Mulyadi.
Sebelumnya diketahui memang PSMS tertarik kembali merekrut Adi yang juga memperkuat PSMS musim lalu.
Pak Mul menilai kiper tim nasional (timnas) U-19, Muhammad Adi Satryo merupakan pemain muda berbakat yang bakal menjadi aset berharga bagi klub beberapa tahun ke depan.
Meski belum sempat membela PSMS di laga resmi musim lalu, manajemen klub berjuluk Ayam Kinantan itu masih tetap berniat memakai jasa pilar timnas U-19 ini sebagai salah satu amunisinya.
Karena itu, manajer PSMS Mulyadi Simatupang mengakui masih meminati dan ingin pesepakbola muda asal Pamulang, Tanggerang Selatan tersebut berkostum PSMS jika liga kembali bergulir. Namun akhirnya Adi memilih berlabuh ke Sleman.
"Dia izin pamit itu juga suatu etika yang baik. Karena sebelumnya juga dia sudah habis kontrak akhir tahun lalu. Ya kita lihat lah ke depannya apa masih bisa berseragam PSMS lagi," pungkas Mulyadi.
Sementara itu , Kiper tim nasional (timnas) U-19 Muhammad Adi Satryo juga pernah mengungkapkan, dirinya masih berminat tetap berseragam PSMS jika liga Indonesia kembali bergulir kembali di musim baru. Namun dia mengatakan hal itu tergantung nantinya dari hasil pembicaraan dengan PSMS dan klub lain yang meminati dirinya.
"Kalau saya pasti perlu dirundingin dulu sih. Perlu juga dibahas sama orangtua juga. Tapi ada kemungkinan balik lagi ke PSMS," ujarnya beberapa waktu lalu.
Pesepakbola 19 tahun ini menuturkan, PSMS Medan menjadi salah satu klub yang diminatinya sejak lama. Selain PSMS juga menargetkan ke liga 1, ia menilai suporter Medan juga cukup fanatis mendukung klub kesayangannya. Hal itu lah yang membuatnya tertantang sehingga memilih berkostum PSMS di Liga 2 2020 lalu.
"Ya kalau menurut aku pribadi suporter Medan ini sangat fanatis. Karena itu jadi tertantang, mental juga diuji. PSMS juga punya target jelas," ungkapnya.
Namun kata Adi, kontraknya di PSMS memang sudah berakhir di tahun 2020 lalu. Dalam persiapan menuju liga dia juga mengakui tak hanya PSMS namun tawaran juga datang dari sejumlah klub lain. Akhirnya Adi pun memilih berlabuh ke klub PSS Sleman musim ini.
"Ya sebelumnya Sudah ada sih tawaran. Kemarin sempat ada dari beberapa klub," katanya.(can/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/25022020_adi_satryo_danil_siregar-1.jpg)