Breaking News:

Ayah yang Cabuli Anak Kandung Sejak Balita Kini Jadi Buronan Kejari Sergai

Kasus JW ini sempat menjadi perhatian banyak orang karena sejak dari proses penyidikan di kepolisian ia tidak pernah ditahan di rutan.

TRIBUN MEDAN / HO
Suasana sidang perkara ayah cabuli anak kandung sejak balita, yang tidak dihadiri oleh terdakwa JW di Pengadilan Negeri Seirampah, beberapa waktu lalu. JW divonis 8 tahun penjara, dan kini menjadi buronan Kejari Sergai. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai (Sergai) segera memasukkan nama pelaku cabul terhadap anak kandung ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pelaku berinisial JW tersebut sudah divonis oleh Pengadilan Negeri Seirampah dengan hukuman 8 tahun penjara.

Ia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang saat kejadian masih balita.

JW divonis bersalah pada 25 Februari lalu.

Kasus JW ini sempat menjadi perhatian banyak orang karena sejak dari proses penyidikan di kepolisian ia tidak pernah ditahan di rutan. Ia hanya berstatus tahanan kota.

Kasi Intelijen Kejari Sergai, Agus Adi Atmaja mengungkapkan sampai saat ini pihak Kejaksaan belum ada mendapat pemberitahuan kalau JW melakukan upaya hukum banding.

Begitu putusan sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, Kejaksaan akan memasukan nama JW sebagai DPO.

Dalam hal ini Kejari juga akan berkordinasi dengan tim Kejati.

Di Kejati kan ada tim Tabur (tangkap buronan). Kita akan koordinasi nanti juga ke sana. Begitu berkekuatan hukum tetap kita buat DPO-nya dan kejar dia. Kalau ada masyarakat yang tahu di mana keberadaannya boleh juga diinfokan ke kita," ujar Agus, Rabu (3/3/2021).

Terhitung sudah dari tanggal 22 Februari lalu batang hidung JW tidak lagi tampak oleh petugas Kejaksaan.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved