Breaking News:

Update Covid19 Sumut 3 Maret 2021

Besok Ratusan Pedagang Medan Mal dan Pasar Petisah Divaksin Covid-19

Mardohar mengatakan ada sekitar ratusan orang yang akan menjadi target pelaksanaan vaksinasi. Dikatakannya pihak PD Pasar sudah melalukan pendataan.

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
PEDAGANG pasar saat mengantre untuk registrasi ulang vaksinasi Covid-19 di pelataran Pasar Sei Sikambing Medan, Sabtu (27/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan mengatakan pelaksanaan vaksinasi untuk pelayan publik di Kota Medan sudah dimulai.

Di antaranya besok, Kamis (4/3/2021) akan dilakukan vaksinasi massal untuk para pedagang dan pekerja di dua titik lokasi yakni Medan Mal dan Pasar Petisah.

"Besok vaksinasi dilakukan di dua titik, Medan Mal dan Pasar Petisah. Bagi seluruh pedagang, pekerja, baik yang sudah didata ataupun yang mendaftar secara mandiri," ujar Mardohar kepada tribun-medan.com melalui saluran telepon, Rabu (3/3/2021).

Mardohar mengatakan ada sekitar ratusan orang yang akan menjadi target pelaksanaan vaksinasi. Dikatakannya pihak PD Pasar sudah melalukan pendataan.

"Besok seperti biasa dimulai pukul 08.00 WIB. Semua divaksin mulai dari pedagang, bahkan tukang parkir pun kita vaksin. Diusahakan satu hari siap," katanya.

Di sisi lain, Mardohar menerangkan kondisi penyebaran pandemi Covid-19 di Kota Medan hingga saat ini. Ia menyebutkan, jika angka penularan setiap harinya di Kota Medan terbilang cukup tinggi, bahkan mencapai rata-rata 50 orang setiap harinya.

"Rata-rata sampai 50 orang setiap harinya. Angka kesembuhan senenarnya juga cukup tinggi, tapi gak sedikit lebih rendah dari angka penularan. Sedangkan angka kematian memang masih tergolong rendah, rata-rata 2 sampai 3 orang per minggunya, itupun rata-rata yang berusia lanjut atau punya penyakit bawaan atau Komorbid," jelasnya.

Hanya saja, jumlah ruang rawat inap atau isolasi di RS untuk pasien Covid-19 di Kota Medan masih cukup tersedia, walaupun relatif padat.

Hal ini bisa terjadi karena banyaknya pasien Covid-19 di Kota Medan yang memilih untuk isolasi mandiri di rumah.

"Kita minta yang isolasi mandiri agar benar-benar mengisolasi diri, bukan malah tetap melakukan kontak dengan orang lain, termasuk anggota keluarga," katanya.

Mardohar juga menekankan, agar masyarakat Kota Medan tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat, supaya proses pemutusan pandemi Covid-19 dapat segera terjadi.

"Alhamdulillah, sudah banyak masyarakat yang sadar pentingnya vaksinasi, hampir jarang kita menemukan ada yang menolak untuk di vaksin. Akan tetapi, masih banyak juga masyarakat yang tidak menetapkan prokes secara disiplin, padahal ini sangat berperan besar dalam menuntaskan penyebaran Covid-19," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved