Breaking News:

SUDAH Meninggal Dunia Jadi Tersangka, Fakta Baru Kecelakaan Bus Intra VS Avanza Tewaskan 9 Orang

Hal ini disampaikan Kapolres Tebingtinggi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Sugiyarso. 

TRIBUN MEDAN/ALIJA
DITLANTAS Polda Sumut menggelar reka ulang kecelakaan maut di antara Avanza dan Intra di Dusun V, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Senin (22/2/2021) siang. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sopir mobil Toyota Avanza, Fahrul ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kecelakaan maut bus Intra VS Avanza yang menewaskan 9 orang termasuk sopir. 

Hal ini disampaikan Kapolres Tebingtinggi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Sugiyarso. 

"Dari dugaan sementara yang dilakukan, hasil identifikasi, pengemudi Avanza ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolres Tebingtinggi Agus Sugiyarso, Rabu (3/3/2021).

Kemacetan panjang terjadi di sekitar lokasi kecelakaan maut Bus Intra vs Avanza di kawasan Pabatu-Tebingtinggi, Sumatera Utara, Minggu (21/2/2021) malam.
Kemacetan panjang terjadi di sekitar lokasi kecelakaan maut Bus Intra vs Avanza di kawasan Pabatu-Tebingtinggi, Sumatera Utara, Minggu (21/2/2021) malam. (Tribun-Medan.com/Alija Magribi)

Baca juga: HABIS Air Mata untuk Menangis, Suami Mendiang Rina Gunawan Minta Semua Pihak Mendoakan, Ngaku Ikhlas

Baca juga: INILAH PENYAKIT Bawaan Rina Gunawan, Membuat Dirinya tak Berdaya, 1 Pekan di ICU Positif Covid-19

Baca juga: UCAPAN Terakhir Rina Gunawan, 30 Menit Sebelum Meninggal Dunia, Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Ia menyampaikan, Satlantas Polres Tebingtinggi dan Polda Sumut menetapkan mendiang Fahrul sebagai tersangka kasus kecelakaan maut dengan berbagai pertimbangan. 

Satu di antaranya kecelakaan maut Bus Intra VS Toyota Avanza di Dusun Gunung Kataran, Kecamatan Tebingtinggi, Serdangbedagai diakibatkan mobil Avanza berkecepatan tinggi. 

Lalu total penumpang  9 orang yang berada di menumpangi mobil Avanza itu turut memengaruhi kestabilan mobil hingga akhirnya pecah ban.

"Kecelakaan ini diawali pecah ban mobil yang membuat kendaraan tidak stabil hingga oleng dan tabrakan dengan bus Intra yang saat bersamaan melintas dari arah berlawanan," ucapnya.

Baca juga: Teddy Syah Mengumandangkan Azan saat Melepas Kepergiaan Rina Gunawan: Saya Ikhlas, Saya Ridho

Baca juga: TANGIS Ummi Pipik di Pusara Rina Gunawan, Merasa Kehilangan Teman Curhat: Aku Simpan di Memori

Baca juga: MEMILUKAN Teddy Syah Bimbing Rina Gunawan Ucap Syahadat: Alhamdulillah Saya, Anak-anak Bimbing Dia

Atas hal ini, sopir bus Intra sudah dibebaskan karena tidak bersalah dan berkendara di jalur yang benar.

Sebelumnya, sopir bus Intra menyerahkan diri ke polisi karena takut diserang massa dan sempat ditahan polisi.

"Kami melepasnya karena dia tidak bersalah," ujar Agus.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: jefrisusetio
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved