Breaking News:

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir Beber Alasan Pemecatan Rismawati Simarmata

Kata ‘membangkang’ diartikannya sebagai tindakan yang tidak patuh pada keputusan partai, dalam hal ini, dilakukan Rismawati Simarmata.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Rismawati Simarmata bersama Vandiko Gultom 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE – Ketua DPC PDP Samosir Sorta Siahaan membeberkan perihal pemecatan anggota PDIP Rismawati Simarmata dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pemecatan ini dilakukan berdasarkan surat keputusan Nomor 84/ KPT/ DPP/ II/ 2020 yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 25 Februari 2021.

Surat tersebut kemudian melahirkan surat surat Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC – PDI Perjuangan) Kabupaten Samosir, Nomor 008/ EX/ DPC-29.33 A/ III/2021.

Surat tersebut ditujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Samosir pada tanggal 3 Maret 2021 berisi penggantian Rismawati Simarmata sebagai anggota DPRD Kabupaten Samosir

Dalam surat yang ditandantangi oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Samosir Sorta Ertaty Siahaan dan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Samosir  Karmin Simbolon, posisi Rismawati Simarmata digantikan oleh Juliman Hutabalian.

“Ya memang seperti itu tahapannya, memang kita telah menerima surat dari pusat, otomatis tindak lanjutnya harus disampaikan kepada DPRD Kabupaten Samosir karena kebetulan yang bersangkutan masih status anggota PDI P,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir Sorta Siahaan saat dikonfirmasi oleh Tribunmedan.id pada Kamis (4/3/2021).

Rismawati Simarmata
Rismawati Simarmata (Facebook / Rismawati Simarmata)

Ia juga mengatakan bahwa adanya anggapan pembangkangan Rismawati Simarmata terhadap PDIP adalah internal partai.

Ia juga menuturkan bahwa ada kemungkinan sangkut pautnya dengan Pilkada serentak 2020.

“Itu kan internal partai, tentu kita mengetahui yang membangkang itu seperti apa, begitulah keputusannya dari pusat. Kemungkinan besar seperti itu, karena dalam pemilihan-pemilihan itu kan kita sudah mengetahui bahwa struktur partai itu harus taat pada peraturan partai selaku dia anggota dalam partai tersebut,” sambung Sorta Ertaty Siahaan.

Kata ‘membangkang’ diartikannya sebagai tindakan yang tidak patuh pada keputusan partai, dalam hal ini, dilakukan Rismawati Simarmata.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved