Breaking News:

Pengendara Knalpot Blong Jera Lantaran Bisa Dipenjara, Telinga Sakit dan Bingung Bayar Tilang

Pengendara knalpot blong ternyata bisa dipenjara sesuai dengan aturan perundang-undangan lalu lintas yang berlaku

TRIBUN MEDAN/ALIF AL QADRI
Pemilik kendaraan berknalpot blong dipaksa untuk mendengarkan suara nyaring kendaraannya oleh petugas Sat Lantas Polres Asahan, Jumat (5/3/2021) malam. Ada 29 motor yang terjaring razia polisi.(ALIF) 

TRIBUN-MEDAN.com,ASAHAN-Razia sepeda motor yang dilaksanakan petugas Sat Lantas Polres Asahan di Jalan Cokro Aminito, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan cukup efektif.

Dalam razia kali ini, ada 29 unit motor berknalpot blong yang disita, Jumat (5/3/2021) jelang tengah malam.

Rata-rata, motor yang disita itu tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Baca juga: Terjaring Razia Polisi, Pengendara Dipaksa Dengarkan Suara Knalpot Blong yang Nyaring

Seorang pemilik motor yang sempat dipaksa polisi mendengarkan suara knalpot blong miliknya mengaku jera.

Sebab, suara knalpot tersebut membuat telinga pemilik kendaraan terasa sakit.

“Kapoklah kalau seperti ini. Bingung aku sudah,” kata Reza, pemilik kendaraan.

Baca juga: Razia Knalpot Blong di Seputaran Lapangan Merdeka Medan, Polisi Tindak 39 Sepeda Motor

Dari amatan www.tribun-medan.com, Reza diminta jongkok oleh polisi.

Usai mendengarkan knalpot bolong miliknya, Reza pun berdiri lalu menoleh ke kanan dan ke kiri.

"Knalpot aslinya sudah aku jual. Gimana lah ini ya, belum lagi bayar tilangnya,” kata Reza garuk-garuk kepala.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Asahan AKP Jodi Indrawan mengatakan ke 29 unit kendaraan dibawa mako.

Halaman
12
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved