Breaking News:

Gideon Manurung Target Tumbangkan Elianus Enembe di Eksibisi PON 2021: Saya Sudah Tahu Kelemahannya!

Gideon Manurung kelahiran 14 Januari 1994 ini mengungkapkan menggeluti cabor kickboxing berawal dari kebiasaan kecil yang bertengkar dalam pergaulan.

Instagram @gideonmanurung17
Atlet Kickboxing yang tampil dalam One Pride MMA setelah meraih kemenangan, waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gideon Manurung sukses mengalahkan Daniel Pardede pada pertandingan perbaikan peringkat kelas Strawweight di Fight Night 42 One Pride MMA The Judgment Fight, Sabtu (27/02/2021) lalu.

Kehadiran atlet kickboxing asal Parparean, Kabupaten Toba ini mendapatkan tempat dalam jajaran petarung Tanah Air.

Gideon Manurung kelahiran 14 Januari 1994 ini mengungkapkan menggeluti cabor kickboxing berawal dari kebiasaan kecil yang bertengkar dalam pergaulan.

"Jadi sejak kecil, saya sudah hobi berantam. Mulai dari sekolah dasar saya sudah sering berkelahi dengan orang," katanya kepada Tribun Medan via selular, Minggu (7/3/2021).

Gideon menceritakan memulai karir bela diri dari masuk cabor karate pada tahun 2007. Dan, berhasil mendulang medali perunggu pada kejuaraan Karate Shiroite antar Provinsi tahun itu juga.

Baginya, kesusksesan meraih medali di pertandingan perdana sebagai motivasi untuk mengasah bakat.
Tak sampai di situ, Gideon mempelajari semua seni beladiri yang bisa dipertandingkan.

Baca juga: SESAAT LAGI Live Streaming Timnas U23 vs Bali United| Klik Link Live Timnas U23 vs Bali United

Baca juga: LIVE Streaming Verona Vs AC Milan, Prediksi Susunan Pemain, Komentar Pelatih, Hingga Kondisi Tim

Karena dinilai sering berkelahi, Gideon kerap mendapatkan tantangan dari para senior di sekolah. Lantas tawaran itu diterima dengan ambisi.

Lalu sekitar tahun 2015, Gideon mulai menggeluti bela diri gulat. Ia mendapatkan bimbingan langsung dari pamannya. Gideon mengaku pernah merasa malas untuk tekun di gulat.

"Cuma saat di karate rasanya gini-gini saja. Dan sempat anggap sepele dengan latihan gulat. Setelah aku ikuti program latihannya rupanya agak susah. Dan, di situ saya memahami bagaimana kita mengunci dan membanting lawan. Saya pikir gampang, rupanya setelah dijalani sulit. Jadi sejak itu, semakin cinta bela diri gulat, tapi tetap saya latihan karate dan menjadi atlet karate," ujarnya.

Setelah mendalami teknik bantingan di gulat, akhirnya Gideon menemukan rumahnya, MMA sekitar tahun 2018.

Gideon Manurung (empat dari kiri) atlet Kickboxing Sumut dan MMA Pride saat berfoto bersama dengan tim di tempat Papua Top Team, Jakarta.
Gideon Manurung (empat dari kiri) atlet Kickboxing Sumut dan MMA Pride saat berfoto bersama dengan tim di tempat Papua Top Team, Jakarta. ((Doc. Gideon))
Halaman
12
Penulis: Sofyan akbar
Editor: Tommy Simatupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved