Kue Pancong Khas Betawi, Jajanan yang Melegenda di Kota Medan

Kue pancung merupakan salah satu jajanan yang dipasarkan pedagang-pedagang UMKM di Kota Medan, yang telah melegenda.

Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ M FADLI TARADIFA
Kue Pancung jajanan khas Betawi melagenda di Kota Medan 

Kue Pancong Khas Betawi, Jajanan yang Melegenda Di Kota Medan

TRIBUN-MEDAN-WIKI- Kue Pancung, mendengar kata tersebut, warga Kota Medan pasti teringat jajanan yang dipasarkan dengan gerobak dorong.

Kue pancung merupakan salah satu jajanan yang dipasarkan pedagang-pedagang UMKM di Kota Medan, yang telah melegenda.

Kue pancung dengan varian dua rasa yakni original dengan ditaburi cokelat di atasnya dan rasa kelapa.

Tahu kah kamu, kue pancong adalah salah satu kue atau jajanan yang populer sebagai kuliner khas Betawi.  

Kue ini bentuknya hampir sama dengan kue pukis karena membuatnya menggunakan cetakan yang sama.

Namun, untuk cita rasa dan teksturnya berbeda antara kedua kue tersebut.

Dalam adonan kue pancung ini tidak memakai gula. 

Kue Pancung jajanan khas Betawi melagenda di Kota Medan
Kue Pancung jajanan khas Betawi melagenda di Kota Medan (TRIBUN MEDAN/ M FADLI TARADIFA)

Kue pancong sendiri menggunakan bahan-bahan seperti tepung beras, kelapa parut, garam dan santan sehingga rasanya menjadi enak dan gurih. 

Untuk cara pembuatannya, pertama campur kelapa, tepung beras dan garam dalam wadah, aduk rata.

Tambahkan santan ke dalam adonan, aduk sampai tercampur rata dan panaskan cetakan kue pancong.

Setelah cetakan panas, oles dengan minyak atau margarin. Masukan adonan ke dalam cetakan, lalu tutup.

Jika kue pancong sudah terlihat garing di pinggirannya, angkat dari cetakan serta taburkan topping sesuai selera.

Untuk toping sendiri, Kue pancung saat ini telah memiliki varian, cokelat, gula, keju dan aneka lainnya.

Kue pancung hingga saat ini masih familiar.

Untuk mencari kue pancung, sampai saat ini dan mudah ditemukan sebagai salah satu jajanan pasar.

Lokasi-lokasi jajanan pasar ini, sekolahan, hajatan, pasar-pasar tradisional dan tongkrongan seperti taman-taman di Kota Medan.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved