Breaking News:

Mobil Bekas di Medan Turun Harga hingga Rp 10 Juta, Terkena Imbas Insentif PPnBM

Selama sepekan ini, setidaknya Misran telah menjual dua unit mobil namun bukan untuk kategori golongan bebas PPnBM. 

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Showroom mobil bekas di Jalan Ringroad Medan, Selasa (4/8/2020). Di Kota Medan rata-rata penjual mobil bekas merasakan minimnya permintaan mobil bekas selama pandemi ini. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemberlakuan Insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sudah berjalan selama sepekan terakhir.

Tentunya, kebijakan tersebut turut mempengaruhi bursa mobil bekas di pasaran.

Misran, Direktur Nibung Jaya Mobil, Jalan Nibung Raya No. 12-14 Medan ini mengungkapkan bahwa sejak sepekan berlangsung PPnBM mulai sepi penjualan.

"Penjualan agak sepi sih, ini udah mulai kelihatan di bulan ini beda dari beberapa bulan belakangan ini," ungkap Misran, Senin (8/3/2021).

Tak dapat dipungkiri, walaupun sempat anjlok penjualan, penjualan Misran mulai meningkat pada akhir tahun 2020.

Namun, belum lagi merasakan dalam waktu yang lama, penjualan mobil bekas miliknya sudah dihantam kebijakan pajak nol persen tersebut.

"Agak enak sih, waktu Covid kemarin agak payah laku memang namun sejak akhir tahun udah mulai meningkat, rupanya masuk PPnBM ini jadi susah penjualan," ujarnya.

Selama sepekan ini, setidaknya Misran telah menjual dua unit mobil namun bukan untuk kategori golongan bebas PPnBM. 

Lanjutnya, Misran mengatakan harus menurunkan harga sebesar Rp 5 juta- Rp 10 juta agar dapat terjual ke pasaran, misalnya dulu Misran menjual sebuah mobil seharga Rp 150 juta.

Namun agar dapat bersaing ia harus menekankan harga menjadi Rp 140 juta.

"Belinya agak murah sekarang. Paling tidak kita harus turun kan harga dari Rp 5 juta-Rp 10 juta. Kalau untuk stok sejauh ini kita masih aman, belum ada kekurangan pasokan," tuturnya.

Di lain tempat, karyawan Mulia Mobil justru mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengaruh dari imbas pajak nol persen. 

"Kalau disini belum ada pengaruh sama sekali. Biasa-biasa penjualan seperti beberapa bulan ini. Kalau stok sejauh ini masih aman untuk mobil-mobil termasuk yang 1500cc," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved