Breaking News:

Sosok Iptu Joy Sianipar, Kapolsek Kota Kisaran yang Pernah Tangkap Tersangka Teroris di Medan

Tak sampai disitu, Joy juga diketahui sebagai penggagas lembaga yang peduli akan kelompok UMKM, Komunitas Anak Sumatera Utara (Kotara).

Satia / Tribun Medan
Kapolsek Kisaran, Iptu Joy Ananda Putra Sianipar¬† 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Kapolsek Kisaran, Iptu Joy Ananda Putra Sianipar ternyata pernah ditugaskan untuk kepentingan negara sebelum mengemban jabatan sekarang.

Di mana, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2016 ini, pernah menangkap teroris yang meledakkan diri di Polrestabes Medan November, 2019 lalu, yakni Dewi Anggraini, istri dari tersangka bom bunuh diri Rabbial Muslim Nasution.

"Saya sangat bersyukur dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Tuhan dan keluarga. Jabatan ini adalah salah satu amanah yang harus dipertanggung jawabkan," ungkapnya kepada wartawan, melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (8/3/2021).

Berkat kesigapan dan informasi cepat yang Iptu Joy kala menjabat Pamin 1 Siyanmin Ditintelkam Polda Sumut, Dewi Anggraini berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Belawan.

Pascapenangkapan, terungkap bahwa teroris ini berencana melakukan bom bunuh diri di Bali. "Jadi si Dewi ini lebih-lebih radikal malah dari suaminya," terangnya.

Selain itu, Joy juga diketahui merupakan salah satu perwira Polda Sumut yang turun dalam menangkap jaringan teroris afiliasi Jemaah Islamiah (JI) di Provinsi Riau pada Januari 2019 lalu. 

Bangun Silaban Dipecat dari Ketua DPC PD Humbahas, Ikut KLB dan Pilih Moeldoko, Penggantinya Digodok

TERUNGKAP Sosok Mayat yang Ditemukan di Jurang Kabupaten Karo, Warga Langkat yang Diculik

Bukan hanya itu saja, Joy juga pernah melakukan beberapa operasi tangkap tangan (OTT) sewaktu bertugas di Polda Sumut.

Seperti halnya OTT Kepala Dinas Pertambangan dan Perkebunan (Sekarang Dinas ESDM) Provinsi Sumut pada April 2017 lalu, yang ketika itu dia masih berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Tak hanya itu, Iptu Joy juga memimpin langsung OTT oknum Sekretaris Dinas Kesehatan Simalungun, Lukman Damanik.

Sewaktu penggerebekan, Lukman sempat kabur dari ruang kerjanya ketika Tim Saber Pungli yang dipimpin Iptu Joy melakukan operasi OTT terhadap stafnya, Flora Sandora, yang diduga jadi orang kepercayaan Lukman dalam memungut uang sebanyak Rp80 juta dari 5 pegawai honorer yang ingin jadi CPNS.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved